Sri Mulyani Ungkap Kunci Pemulihan Perekonomian di Tengah Pandemi

Sri Mulyani
Menteri Keuangan Sri Mulyani. (Foto: medcom)

Terkini.id, Jakarta – Kondisi perekonomian Indonesia, layaknya negara-negara lain, mengalami tekanan yang luar biasa sebagai dampak dari pandemi COVID-19.

Estimasi perekonomian di negara-negara maju seperti Amerika, Inggris, Jerman, Prancis, dan Jepang merosot sangat tajam.

Perekonomian Indonesia pun diperkirakan mengalami kemerosotan hingga 3,8 persen, berdasarkan indikator-indikator yang dapat dilacak oleh Kementerian Keuangan.

Scroll ke Bawah untuk melanjutkan

Bantuan biaya penanganan COVID-19 sejumlah Rp695,2 triliun diberikan oleh pemerintah. Namun pemulihan kondisi perekonomian tetap bergantung pada kepatuhan protokol kesehatan oleh para pelaku ekonomi.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menjelaskan bahwa sektor Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) dan sektor informal, yang merupakan bantalan perekonomian Indonesia, merasakan dampak dari pandemi karena interaksi fisik yang dibatasi.

Dalam mengestimasi dampak pandemi terhadap perekonomian Indonesia, terdapat tiga hal yang perlu diperhatikan, yakni konsumsi masyarakat yang terganggu, investasi yang terhambat, dan ekspor-impor yang terkontraksi.

Upaya seluruh negara untuk mengurangi penyebaran COVID-19 adalah melalui langkah-langkah yang cukup drastis mempengaruhi kegiatan sosial-ekonomi.

“Negara-negara yang coba nekat membuka perekonomian secara cepat, kemudian terjadilah kenaikan lagi jumlah (kasus positif) COVID-19 ini. Kemudian menyebabkan mereka harus me-review,” tambahnya pada dialog melalui ruang digital di Media Center Gugus Tugas Nasional, Jakarta.

Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Indonesia pada tahun 2020 telah direvisi sebanyak dua kali.

Hal tersebut disebabkan oleh penerimaan negara, pajak maupun non pajak, yang mengalami penurunan. Penurunan penerimaan negara mendekati angka 10% per Mei 2020.

Rekomendasi

Mungkin Anda Suka

Tauzia Hotels Umumkan Penerapan Standar Tinggi Kebersihan dan Keselamatan “Ascott Cares’

Gelar RUPS, Ini Nama-nama Baru Direksi dan Komisaris di GMTD

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar