Cerita Ayu Kuliah Kedokteran 5 Tahun Pakai Jilbab Padahal Beragama Hindu

Zakir Sabara bersama Ayu Masnathasari, mahasiswi beragama Hindu yang lulus kuliah di UMI

Terkini.id, Makassar – Kisah perjuangan seorang mahasiswi asal Tabanan Bali yang kuliah di Universitas Muslim Indonesia (UMI) menarik perhatian banyak netizen.

Mahasiswi tersebut, yakni Ayu Masnathasari, berhasil menyelesaikan kuliahnya di Fakultas Kedokteran UMI.

Selama 5 tahun 8 bulan, Ayu berkuliah di UMI sambil mengenakan jilbab. Padahal, mahasiswi tersebut beragama Hindu.

Menarik untuk Anda:

Dari penampilannya, Ayu terlihat cocok mengenakan hijab. Dia juga akrab dengan teman-temannya selama berkuliah.

Diketahui, kedua orang tua Ayu berasal dari Bali yang bekerja di Kabupaten Takalar. Ayahnya bekerja sebagai guru olahraga di sebuah SMP.

Selama 5,8 tahun, Ayu mematuhi peraturan kampus dengan mengenakan busana muslimah.

Bahkan, dia juga sempat mengikuti program pesantren kilat di Padang Lampe Pangkep, saat masih menjadi Mahasiswa Baru. Meskipun cuma tiga hari.

Untuk diketahui, UMI sebagai universitas muslim, memang mewajibkan para mahasiswa baru untuk belajar agama di Pesantren Darul Mukhlisin UMI Padanglampe, Marang Pangkep selama sebulan.

“Tidak mudah pak. Tapi semakin lama semakin terbiasa, tapi jadinya saya setiap hari banyak belajar. Lebih siap diri saja. Setiap hari ada tantangan baru. Apa lagi besok,” kata Ayu dalam video wawancara dengan Dekan Fakultas Teknologi Industri UMI Zakir Sabhara, Kamis 17 September 2020.

Ditanya terkait kegiatan pesantren di Padang Lampe, Ayu mengungkapkan untungnya kampus memberi dispensasi.

“Jadi cuma ikut tiga hari. Selebihnya dibolehkan ikut kegiatan di Pura,” kata Ayu.

“Okey, berarti UMI tidak menghalangi orang jadi dokter, yang penting diikuti saja,” jawab Zakir Sabhara.

Perempuan kelahiran Takalar ini mengungkapkan, orang tuanya yang berasal dari Tabanan Bal sudah lama merantau di Takalar.

“Bapak ibu asli Bali. Bapak guru di SMP, guru olahraga,” katanya.

Lewat video tersebut, Zakir juga mengungkapkan bahwa ini untuk pertama kalinya ada nonmuslim yang menjadi mahasiswi di UMI.

“Ayu bisa menjadi okter selama tahun delapan bulan, bisa lulus tanpa hambatan dan sangat disayang teman-temannya. Ayo kita rawat semangat KeIndonesiaan, kita berbeda tapi kita satu. Satu anak bangsa,” jelas dia.

Zakir juga mengungkapkan, dirinya sempat terharu dan meneteskan air mata saat mendengarkan Ayu berpidato saat proses wisuda tersebut.

Rekomendasi

Mungkin Anda Suka

Siang Ini, 5000 Mahasiswa Bakal Demo 1 Tahun Kepemimpinan Jokowi-Ma’ruf

Taqi Malik Buka-bukaan Beberkan Permintaan Sherel Thalib Sebelum Menikah

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar