Perhatian! Berikut Kebutuhan Mendesak Pengungsi Banjir Bandang Luwu Utara

Secara simbolis, Ketua Umum DPP KKB, Andi Badi Sommeng menyerahkan bantuan kemanusiaan kepada Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani, Sabtu 25 Juli 2020 dan selanjutnya disalurkan BPC KKB Luwu Utara/EPL

Terkini.id, Masamba – Masa tanggap darurat bencana masih diberlakukan hingga 12 Agustus 2020 mendatang.

Hal itu diutarakan Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani saat dihubungi terkini.id, Selasa 27 Juli 2020.

Perpanjangan tersebut tentunya sebagai percepatan pemulihan dampak bencana banjir bandang terus dintensifkan, khususnya pemenuhan kebutuhan dasar pengungsi, pelayanan medis, perbaikan infrastruktur, dan normalisasi kehidupan masyarakat.

Scroll ke Bawah untuk melanjutkan

Hingga berita ini diturunkan, diketahui belasan ribu warga Luwu Utara saat ini masih membutuhkan bantuan pascabencana banjir bandang Luw Utara yang terjadi Senin 13 Juli 2020 lalu.

Berdasarkan data Pusat Pengendali Operasi (Pusdalops) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Luwu Utara menyebutkan ada sejumlah kebutuhan mendesak yang dibutuhkan para korban banjir bandang.

Kebutuhan mendesak itu di antaranya:
1. Tenda pengungsi dan tenda keluarga karena ada 69 titik pengungsi yang masih menggunakan terpal seadanya
2. Beras
3. Selimut dan sarung
4. Pakaian dalam wanita dan laki-laki
5. Pembalut wanita
6. Pempers untuk lansia
7. Susu untuk bayi dan balita
8. Makanan untuk balita
9. Perlengkapan mandi
10. Perlengkapan mandi untuk bayi
11. Handuk untuk mandi
12. Makanan siap saji
13. Perlengkapan dapur
14. Perlengkapan mainan balita dan anak anak
15. Supplement
16. Jamban Keluarga

Sedangkan untuk kebutuhan recovery yaitu
1. Mesin chainsaw besar dan kecil
2. Sanitasi portable
3. Genset
4. Lampu portable
5. Mobil waterpark
6. Alat pengisap air
7. Alat pencernih air untuk kebutuhan air bersih dan layak minum
8. Perahu karet
9. Perahu lipat
10. Mobil serbaguna
11. Handy talky
12. Peralatan pembersih rumah

Rekomendasi

Mungkin Anda Suka

Ini Pabrik Vaksin Covid-19 di Indonesia, Siap Produksi 250 Juta Dosis

Pemuda Muhammadiyah Kritik Pelantikan Prof Ambo Asse Sebagai Rektor Unismuh Makassar

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar