Bupati dan Ketua TP PKK Jeneponto Akui Positif Covid-19, Jalani Isolasi

Bupati Jeneponto Iksan Iskandar dan Ketua TP PKK Kabupaten Jeneponto Hj Hamsiah Iksan saat mengumumkan dirinya terkomfirmasi Positif Covid-19 di rujab Bupati Jeneponto

Terkini.id, Jeneponto – Berdasarkan swab yang dilakukan satuan tugas (Satgas) Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) Jeneponto, Bupati, Iksan Iskandar bersama Ketua TP PKK Kabupaten Jeneponto, Hj Hamsiah Iksan, dinyatakan terkonfirmasi Positif Covid-19.

Iksan Iskandar bersama istri tercintanya pun mengumumkan secara resmi pada hari, Senin, 14 September 2020 sekitar pukul 22.44 Wita melalui video berdurasi 2 menit 4 detik.

Kabag Humas dan Protokoler Setda Kabupaten Jeneponto, Mustaufiq mengatakan, Bupati dan Ketua TP PKK Jeneponto terkonfirmasi Positif Covid-19 tanpa gelaja.

Scroll ke Bawah untuk melanjutkan

“Kondisi Bapak Bupati dan ibu Ketua TP PKK sekarang dalam keadaan sehat, beliau tidak merasakan apa-apa, jadi beliau terkonfirmasi Positif Covid-19 dengan status orang tanpa gejala (OTG),” kata Mustaufiq terkini.id, Selasa, 15 September 2020.

Menurutnya, Bupati Iksan Iskandar dan Ketua TP PKK di Swab pada pada tanggal 13 September 2020 dan hasil pemeriksaan laboratorium keluar tanggal 14 September 2020.

“Pemberitahuan hasil Swab di terima, 14 September 2020 sekitar pukul 18.00 Wita, yang hasilnya Bupati dan istrinya dinyatakan terkonfirmasi Positif Covid-19,” jelasnya.

Lebih lanjut Mustaufiq mengatakan, selama 14 hari kedepan Bupati dan Ketua TP PKK akan menjalani isolasi mandiri.

“Mulai hari ini hingga 14 hari kedepan, bapak bupati beserta istri akan menjalani isolasi mandiri di kediaman dan akan dipantau oleh tim kesehatan dibawah dikordinasi langsung oleh Kepala Dinas Kesehatan,” ujarnya.

Terkait dengan tugas dan tanggung jawabnya sebagai Bupati, Mustaufiq mengatakan, Bupati Jeneponto dua periode tetap akan memantau pelaksanaan pemerintahan lewat virtual.

“Jika ada kegiatan yang akan dihadiri oleh pak Bupati, itu akan diamanahkan kepada Wakil Bupati atau Sekda, jadi beliau tetap akan memantau pelaksanaan pelayanan pemerintahan lewat virtual,” pungkasnya.

Mustaufiq juga mengungkapkan, rencana Swab yang akan dilakukan oleh petugas kesehatan terhadap anak-anaknya.

“Rencana siang anaknya akan di Swab. Untuk asisten rumah tangga 12 orang sudah Swab di Makassar dan hasilnya negatif. Tujuh hari kedepan bapak Bupati dan Istrinya akan di Swab lagi, kita doakan bersama semoga hasil Swab keduanya negatif,” tutup Mustaufiq.

Rekomendasi

Mungkin Anda Suka

Sepasang Lansia di Jeneponto Tinggal di Gubuk Reot, Sebagian Sudah Rubuh

Ketua DPRD Jeneponto Tak Hadiri Pembahasan KUA PPAS Perubahan APBD, 3 Orang Walk Out

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar