Kejari Jeneponto Limpahkan Berkas Perkara Mantan Kadis PU ke Pengadilan Tipikor Makassar

Kasi Tindak Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Jeneponto, Saud Malatua

Terkini.id, Jeneponto – Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Jeneponto (Kejari) Jeneponto melimpahkan berkas perkara, Abdul Malik, mantan Kadis PU Jeneponto ke Pengadilan Tipikor Makassar.

Abdul Malik yang merupakan anggota DPRD Jeneponto dari Partai Nasdem ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi proyek pembangunan jembatan Bosalia tahap I tahun anggaran 2016 bersama empat orang rekannya dengan kerugian negara sebanyak Rp669 juta.

Kasi Tindak Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Jeneponto, Saud Malatua, mengakui telah melimpahkan berkas perkara, Abdul Malik, ke Pengadilan Tipikor Makassar.

Scroll ke Bawah untuk melanjutkan

“Iya, penuntut umum Kejari Jeneponto telah melimpahkan berkas perkara atas nama Abdul Malik ke Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Makassar pada hari Selasa, 11 Agustus 2020,” kata Saut Mulatua kepada terkini.id, Rabu, 12 Agustus 2020.

Menurutnya, tersangka kasus dugaan korupsi proyek pembangunan jembatan Bosalia tahun 2016 dijerat pasal 2 subsider pasal 3 undang-undang nomor 31 tahun 1999 yang telah diubah menjadi undang-undang nomor 20 tahun 200.

“Ancaman hikuman penjara, minimal 4 tahun dan maksimal 20 tahun, ancaman ini untuk semua tersangka kasus dugaan Korupsi pembangunan jembatan Bosalia diancam hukuman penjara,” tutup Saut Mulatua.

Dimana dalam kasus dugaan Korupsi proyek pembangunan jembatan Bosalia tahun 2016, Polres Jeneponto menetapkan 5 orang tersangka yakni, MT, AM, AS, RM dan AA pada Rabu, 20 Agustus 2019.

Rekomendasi

Mungkin Anda Suka

Legislator PAN Sulsel Minta Polisi Usut Tuntas Penyebab Kebakaran Pasar Karisa Jeneponto

Pantau Pemadam Api Lewat Virtual, Bupati Jeneponto Teteskan Air Mata Saat Melihat Kondisi Pasar Karisa

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar