Kodim Jeneponto Kembali Bedah Rumah Warga Miskin di Dua Lokasi ini

Proses Pengerjaan bedah rumah di Desa Bulo-Bulo Kecamatan Arungkeke Kabupaten Jeneponto

Terkini.id, Jenepoto – Dandim 1425 Jeneponto, Letkol Inf Irfan Amir, menyerahkan secara resmi rumah layak huni kepada perempuan pra Lansia Sada warga Lingkungan Sangnging Loe, Kelurahan Bontotangnga Kecamatan Tamalatea Kabupaten Jeneponto.

Rumah layak huni itu diserahkan kepada ibu Sada sebagai kado istimewa dalam rangka memperingati hari jadi ke-63 Kodam XIV Hasanuddin dan hari Pancasila ke-75 tahun 2020.

“Ibu Sada merupakan ibu pra Lansia yang tinggal sebatang kara selama kurang lebih 5 tahun digubuk tak layak huni, suaminya telah lama meninggal dunia dan 5 orang anaknya telah berkeluarga dan tinggal di luar daerah Jeneponto dan bahkan ada yang merantau ke Malaysia,” tutur Dandim Jeneponto Letkol Inf Irfan Amir ke terkini.id, Selasa, 2 Mei 2020.

Menarik untuk Anda:

Selain gubuk milik Sada yang dibedah, sebelumnya Kodim 1425 Jeneponto telah membedah rumah milik Jiba warga lingkungan BTN Romanga, Kelurahan Balang, Kecamatan Binamu, Kabupaten Jeneponto, rumahnya hanya beralaskan tanah dan dinding terbuat dari anyaman bambu yang sudah lapuk.

“Semoga melalui kegiatan ini dapat meminimalisir jumlah masyarakat kita yang memiliki tempat tinggal yang tidak layak huni, menjadi layak,” kata Letkol Inf Irfan Amir.

Untuk itu, kata Dandim Jeneponto, ke depan kegiatan seperti ini akan terus dilakukan dengan melibatkan semua elemen-elemen masyarakat yang peduli terhadap warga miskin

“Setelah membedah 2 rumah, Kodim berkerjasama Pemerintah kembali membedah rumah milik Sain warga Desa Bungungloe Kecamatan Turatea dan Ada’ Daeng Bayang warga Desa Bulo-Bulo Kecamatan Arungkeke, kemari sudah mulai dikerjakan,” jelas Dandim

Rekomendasi

Mungkin Anda Suka

Diparangi Warga, Anggota DPRD Jeneponto Alami Luka Robek di Kepala

Libur Maulid, Operasi Yustisi Protokol Kesehatan di Jeneponto Tetap Dilaksanakan

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar