Medsos Jadi Alat Pencitraan, Presiden HEC : Kita Perlu Tahu Adab-adabnya

HEC
Hasanuddin English Community (HEC)

Terkini.id, Makassar – Dalam rangka menjadi bijak dalam bermedia sosial, perlu mengetahui adab-adab serta mana fakta dan mana hoax. Salah satu komunitas bahasa Inggris di Kota Makassar, Hasanuddin English Community (HEC), mengusung tema “How Should We Make Our Social Media A Better Place ?” dalam kegiatan mingguannya yaitu Weekly Discussion. 

Diskusi online melalui aplikasi Zoom ini diadakan pada hari Jumat 30 Oktober 2020, dan menghadirkan Analis Konten Digital, Kelly Services Malaysia, Muhammad Arham sebagai pembicara.

Dalam diskusi berbahasa Inggris ini, Arham mengatakan, jika kita harus berhati-hati dalam bersosial media.

Menarik untuk Anda:

“Data pribadi kita semua berpotensi dieksploitasi oleh pihak pasar sampai pihak yang punya kepentingan politik melalui hoax dan berita yang mengandung unsur kebencian,” ujar Arham.

Arham juga berharap semua pihak jadi lebih kritis dalam mempertanyakan konten-konten yang ada di sosial media (SOSMED). 

“Harus lebih sering membaca dengan baik dan mencari kebenaran atau kebohongan yang tersembunyi dari konten-konten di sosmed,” harap mantan Penyiar ini.

Sementara itu, Presiden HEC, Mardis Darwis, mengatakan jika media sosial dewasa ini dijadikan alat bagi beberapa politisi atau organisasi untuk menaikkan citra dan menjatuhkan citra, maka perlu didiskusikan dan perlu tahu adab-adabnya. 

“Itu mengapa kami mengusung tema ini,” ujarnya.

Salah satu peserta, Febriana Ludia Buling, mengatakan, jika ia ikut kegiatan tersebut karena ingin meningkatkan kemampuan bahasa Inggrisnya dan tertarik dengan temanya.

“Khususnya speaking saya,” ujar mahasiswi Universitas Hasanuddin (UNHAS), Fakultas Peternakan ini.

Dia juga menambahkan jika materi diskusi dalam kegiatan itu sangat menarik karena menjelaskan bagaimana bijak dalam bermedia sosial.

“Karena medsos ini bisa berdampak baik dan bisa juga buruk. Jadi harus bijak,” tambahnya.

Diketahui, HEC kembali mengadakan Weekly Discussion setelah berhenti selama 2 bulan akibat pandemi corona. 

Diskusi yang sebelumnya dilaksanakan offline di gedung IPTEKS Unhas ini diganti konsepnya menjadi online melalui Zoom dan dilaksankan setiap hari Jumat pukul 08.00 WITA, dan dibuka secara gratis serta terbuka untuk umum.

Adapun cara untuk ikut serta dengan mendaftarkan diri di bit.ly/HEC-WDVWAG dan link Zoom-nya akan diinformasikan di grup tersebut.

Citizen Reporter : Muhammad Herdian Fajar (Alumni Universitas Bosowa, Fakultas Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik)

Rekomendasi

Mungkin Anda Suka

Rakerwil KBIHU Sulsel, Harap Tingkatkan Kualitas Pelayanan Bimbingan Ibadah Haji

Upgrade Skill Relawan Pendidikan, RPI Gelar Training of Trainer

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar