Bintang Film Horor Firda Noweldin Suka Makan Bebek Palekko Cappo

Pemeran utama film horor Parakang Firda Noweldin / Foto : Instagram

Terkini.id, Makassar – Pemeran utama film horor Parakang Firda Noweldin, rupanya doyan dengan kuliner lokal, bebek palekko.

“Itik Palekko Cappo mantul banget, sumpah. Kalian harus pesan yah,” ujar Firda saat mencoba rasa bebek palekko Cappo.

Dara cantik kelahiran Makassar tersebut mengaku, Palekko Cappo merupakan salah satu sajian kuliner yang tengah digandrungi warga Makassar.

Scroll ke Bawah untuk melanjutkan

“Harga Palekko Cappo hanya Rp 20 ribu, tapi kuantitas dan kualitasnya mampu bersaing dengan kuliner lainnya yang sudah lama,” pungkasnya.

Ingin berkunjung ke Makassar, jangan lupa untuk mencoba cicipi kuliner Makassar yang pastinya sangat enak, menggoyang lidah dan akan meninggalkan kesan untuk datang kembali ke Makassar.

Selain Palekko, Anda juga harus tahu kuliner khas di Kota Makassar yang asyik dan menggugah selera.

Inilah rekomendasi kuliner yang wajib Anda coba di Makassar :

Coto Makassar

Coto merupakan makanan khas Makassar dan memiliki ciri khas tersendiri dalam bumbu. Coto berbahan dasar daging sapi. Diolah dengan menggunakan berbagai macam rempah.

Seperti menggunakan kacang, kemiri, cengkeh, pala, serei yang ditumbuk halus. Lengkuas, merica, bawang merah, bawang putih, jintan, ketumbar merah, ketumbar putih, jahe.

Daun jeruk purut, daun salam, daun kunyit, daun bawang, daun seledri, lombok merah, lombok hijau, gula merah, asam, kayu manis, garam, dan berbagai jenis bahan lainnya.

Kuah coto dari campuran air beras, ada juga yang menggunakan santan, susu dan telur untuk menghasilkan kuah yang kental.

Karena berbahan daging, beberapa tempat kuliner coto mulai memperhatikan pembuatan coto dari segi kesehatan.

Beberapa pemilik kuliner coto mulai mengganti air beras dengan bahan yang lebih sehat seperti telur untuk mengentalkan kuahnya. Mengingat beras mulai banyak mengandung pemutih atau bahan kimia lainnya.

Sop Konro

Sop Konro terbuat dari bahan dasar iga sapi yang masih menempel pada tulangnya disajikan dengan guyuran bumbu kacang dan kuah.

Makanan kaya rempah-rempah ini sangat lezat jika disantap dengan ketupan dan burasa. Berasal dari budaya Bugis, pada dasarnya makanan ini berbentuk sop namun kini terdapat variasi kering yang disebut Konro bakar.

Pallu Basa

Sama dengan makanan sebelumnya, makanan khas Makassar yang satu ini terbuat dari daging sapi atau kerbau.

Jika dipandang sekilas, makanan ini nampak seperti coto Makassar. Namun dalam hal rasa, makanan ini sangat berbeda. Kuah pallu basa terbuat dari banyak rempah-rempah yang gurih dan meninggalkan rasa yang kuat.

Makanan ini sangat wajib dicicipi wisatawan saat berkunjung ke Makassar.

Sop Saudara

Nama makanan ini terinspirasi dari nama Coto Paraikatte (Paraikatte=sesama kita) bermakna sama dengan saudara, dengan maksud semua orang yang makan di warungnya merasa bersaudara dengan pemiliknya.

Penamaan ini juga menjadi penegasan identitas asal daerah, dianggap kepanjangan dari “saya orang pangkep (SOP) Saudara”.

Makanan ini tidak jauh berbeda dengan Coto Makassar dan berbahan baku sama yaitu daging sapi.

Bedanya hanya pada kuah yang ditambahkan bihun dan perkedel kentang dan biasanya kuahnya ditambahkan susu yang memberi sensasi rasa manis pada kuah sopnya.

Makanan ini disajikan dengan nasi dan ikan bakar bandeng.

Sop Ubi

Sop Ubi merupakan salah satu makanan khas Makassar terbuat dari ubi kayu yang dipotong kecil kemudian digoreng dicampur dengan daging sapi atau kerbau, soun, kuah daging, dan tumisan bumbu tidak ketinggalan taburan bawang goreng dan daun bawang.

Pallu Mara

Makanan khas Makassar yang satu ini berbahan dasar ikan. Asal kata pallumara dari kata pallu=masak dan mara yang berarti kering/kental.

Sehingga makanan ini umumnya dimasak dengan kental. Pallumara sendiri ada dua jenis yaitu pallumara dan pallu kacci.

Keduanya mirip hanya perbedaannya pada pallumara menggunakan asam jawa sedangkan pallu kacci menggunakan irisan mangga yang dikeringkan sehingga memberikan sensasi kecut.

Rekomendasi

Mungkin Anda Suka

Cerita Udin, Bisa Sekolahkan Adiknya dari Hasil Jualan Kue Tradisional Buroncong

Chef Lucky Suherman Bikin Komunitas Pelaku Kuliner, Perkuat Usaha Kuliner di Tengah Pandemi

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar