Corona Menyerang Anak-Anak, DPRD Minta Perhatian Khusus Pemkot Makassar

Anggota Komisi D DPRD Kota Makassar Al Hidayat Syamsu

Terkini.id, Makassar – Anggota Komisi D DPRD Kota Makassar Al Hidayat Syamsu menyebut pemerintah kota mesti memiliki perhatian khusus terhadap meningkatnya kasus Covid-19 terhadap anak-anak.

Untuk itu, orang tua perlu melakukan pengawasan di area publik terhadap aktivitas anak-anak.

“Mereka berkeliaran begitu saja tanpa paham bahaya yang mereka bawa ke dirinya ataupun orang di rumah,” kata Al Hidayat, Senin, 27 Juli 2020.

Scroll ke Bawah untuk melanjutkan

Ia mengatakan perlindungan anak secara nasional itu mencatat sekitar 800 anak terpapar Covid-19 dan 12 di antaranya meninggal. Sementara 100 lebih PDP.

“Nah, pemerintah sudah harus memikirkan bahwa jangan kira anak itu kebal akan virus,” katanya.

Hidayat menegaskan orang tua harus memastikan anak-anak mereka tetap berada di rumah.

Anak-anak adalah kalangan yang masih kerap dikesampingkan akibat persepsi kekebalan virus tersebut.

“Kalau di luar, besar potensi mereka terkena, jadi perlu ada keseriusan di sini untuk anak-anak kita,” ujarnya.

Lebih lanjut peran orang tua adalah memastikan anak-anak memahami secara penuh terkait protokol kesehatan.

Mereka juga perlu menjaga emosional anak agar mereka bisa tetap belajar di rumah.

“Jadi di sini peran penting orang tua, bagaimana menjaga emosional dan memastikan mereka tetap belajar,” katanya.

Sementara itu, Ketua Komisi D Abdul meminta pemerintah untuk lebih fokus melihat permasalahan penularan pada anak, meski sejauh ini asumsi tertular anak dianggap lebih kecil dari pada orang dewasa.

Namun hal ini, tidak bisa menjadi alasan untuk mengurangi kewaspadaan.

“Kita harus fokus kepada kesehatan dan penyelamatan generasi muda harapan bangsa,” katanya.

Wahab pun meminta peran suluruh elemen untuk bersama-sama menekan hal ini.

Peran orang tua untuk memastikan mereka tetap di rumah, dan peran pemerintah untuk melakukan sejumlah pencegahan di semua lini

“Saya kira seluruh potensi pemkot harusnya perlu diarahkan untuk hal tersebut,” ujar legislator Golkar ini.

Angka penyebaran Covid-19 di Sulsel utamanya di Makassar sebagai episentrum perlu diwaspadai.

Pasalnya, tercatat anak yang tertular Covid-19 cukup tinggi, dari total jumlah positif saat ini, 3-4 persen di antaranya merupakan anak-anak.

Selain faktor luar, kasus anak tertular Covid-19 sebagian besar terkontaminasi dari keluarga sendiri.

“Sangat penting memastikan anggota keluarga tetap steril,” pungkasnya.

Rekomendasi

Mungkin Anda Suka

Polemik THM dan Kisruh Surat Edaran Palsu di Makassar

Temui Prof Rudy, Ketua IKA FH UMI Sinergi Pemkot Makassar Kendalikan Covid-19

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar