Heboh Jenazah PDP Covid-19 di Makassar Dibawa Pulang atas Jaminan Anggota DPRD, Warga Sudiang Cemas

Jenazah
Pemakaman jenazah pasien Corona. (Foto: Kompas)

Terkini.id, Makassar – Warga Kota Makassar kembali heboh dengan cara penanganan jenasah berstatus PDP Covid-19.

Jenazah pasien PDP kembali dibawa pulang oleh keluarga. Bedanya, jenazah dibawa pulang tidak dengan upaya paksa, melainkan dibolehkan pihak rumah sakit.

Pasien berinisial CR dilaporkan meninggal di Rumah Sakit Umum Daya, Sabtu 27 Juni 2020. Dengan status Pasien Dalam Pengawasan atau PDP.

Scroll ke Bawah untuk melanjutkan

Jika mengikuti prosedur yang harus dilakukan oleh Gugus Tugas Penanganan Covid-19, jenasah harus dimakamkan sesuai protokol jika uji swab positif.

Sayangnya, pengelola rumah sakit diduga telah memberikan jenasah kepada keluarga untuk dimakamkan secara normal. Tidak sesuai protokol Covid-19.

Alasannya, ada Anggota DPRD Kota Makassar yang berani bertanda tangan memberi jaminan. Supaya jenasah dibawa pulang ke rumah.

Setelah dijamin, jenasah pun dibawa dari Rumah Sakit Umum Daya ke Perumahan Taman Sudiang Indah Blok 14 Nomor 14 Kecamatan Biringkanaya, Kota Makassar.

Informasi jenasah PDP dimakamkan secara normal pun membuat sejumlah warga perumahan Taman Sudiang Indah resah.

“Saya marah. Kenapa ada jenasah bisa dikoordinasikan,” ungkap Ishaq Rahman, warga Perumahan Taman Sudiang Indah.

Ishaq mengungkapkan, warga yang tinggal di perumahan Taman Sudiang Indah berada dalam ancaman terpapar Covid-19.

Rekomendasi

Mungkin Anda Suka

Ihwal Manipulasi Data Jalur Zonasi, Disdik Terhubung dengan Data Disdukcapil

Temukan Harga Rapid Test Tak Wajar, Kadis Kesehatan: Lapor

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar