Jalani Rapid Test, 316 Warga Makassar Terindikasi Positif Corona

Kepala Dinas Kesehatan Kota Makassar Naisyah Tun Azikin
Kepala Dinas Kesehatan Kota Makassar Naisyah Tun Azikin/ ist

Terkini.id, Makassar – Kepala Dinas Kesehatan Kota Makassar Naisyah Tun Azikin mengatakan, hingga saat ini pihaknya telah melakukan pemeriksaan melalui rapid test sebanyak 6 ribu alat dari 10 ribu yang disediakan.

“Sebanyak 316 orang dinyatakan positif dari pemeriksaan alat rapid test,” kata Naisyah, Kamis, 7 Mei 2020.

Ke depan, Naisyah menegaskan, semua masyarakat yang dinyatakan positif rapid test akan diisolasi selama 14 hari di Hotel Swiss Bell yang telah disiapkan oleh Pemerintah Provinsi.

Menarik untuk Anda:

“Kita usahakan kalau hasil rapid test positif kita hanya usahakan intervensi gizi yang baik, istirahat total, rekreasi. Jadi pada rapid test selanjutnya bisa negatif, jadi tidak perlu swab,” ungkapnya.

Isolasi selama 14 hari, kata Naisyah, untuk meningkatkan imun agar pada saat rapit test untuk kedua kalinya hasilnya bisa negatif.

“Kalau misalnya rapid test kedua masih positif baru dilakukan tindakan Swab,” ujarnya.

Masyarakat yang tak memenuhi syarat untuk isolasi mandiri di rumah merupakan prioritas pemerintah kota untuk isolasi di hotel.

“Seperti 1 rumah 10 orang yang tinggal bagaimana mau isolasi kalau kamarnya duaji. Kalau di dalamnya hanya tersedia satu kamar mandi bagaimana caranya,” ungkap Naisyah.

Diketahui, rapid test massal dilaksanakan Pemkot Makassar di 47 Puskesmas yang tersebar di Kota Makassar.

Rekomendasi

Mungkin Anda Suka

Tak Terpengaruh Fitnah, Orange Muda Blusukan di Hari Terakhir Kampanye

Kebijakannya Dinilai Tak Memihak Kaum Difabel, Danny ke Appi: Saya Kira Beliau Tidak Lihat

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar