Pakar Epidemiologi: Penyebaran Covid-19 di Makassar Tak Terlalu Mengkhawatirkan

Pakar Epidemiologi FKM Unhas, Ansariadi mempresentasikan grafik penyebaran Covid-19 di Kota Makassar.

Terkini.id — Angka kasus Covid-19 terus meningkat di Kota Makassar. Namun hal itu dianggap tak terlalu mengkhawatirkan.

Pakar Epidemiologi FKM Unhas, Ansariadi mengatakan, kondisi covid-19 di Kota Makassar sejauh ini dikategorikan masih dapat dikendalikan.

Bahkan, ia menyebutkan angka kematian semakin bisa ditekan dan kesembuhan pasien Covid-19 semakin bisa ditingkatkan.

Scroll ke Bawah untuk melanjutkan

“Kalau kita liat angka kesembuhan kita itu sebesar 70,9 persen dan angka kematian sebesar 3,5 persen, ini tidak terlalu mengkhawatirkan,” kata Ansariadi, Selasa 15 September 2020.

Sementara untuk angka penyebaran Covid-19 sendiri, sejauh ini memiliki RT/R0 sebesar 1,1. Kategori angka tersebut menurut Ansariadi cukup besar, namun tak terlalu berbahaya.

Pihaknya juga melihat tren pertumbuhan Covid-19 per kecamatan. Data dari pihaknya menunjukkan adanya peningkatan kasus pada 2 Kecamatan berdampingan, yakni Biringkanayya dan Tamalanrea.

Sehingga pihaknya menyarankan penerapan protokol kesehatan wilayah tersebut diperketat lagi.

“Biringkanayya dan Tamalanrea perlu diperketat protokol kesehatan. Jika penggunaan masker ditekankan lagi, 90 persen penduduk Makassar efektif untuk menekan angka penyebaran,” tuturnya

Di sisi lain, ia menyebut, penyebaran juga perlu diwaspadai pada wilayah yang memiliki padat penduduk dan mobilitas tinggi.

“Jumlah penduduk di Kecamatan Tamalanrea tinggi sehingga angka penularan juga tinggi di Kecamatan Ujung Pandang, penduduknya sedikit sehingga patut diwaspadai,” pungkasnya.

Rekomendasi

Mungkin Anda Suka

Tokoh Pemuda Kelurahan Bakung Percayakan Danny-Fatma Pimpin Makassar

Siapkan 2500 Spesimen, Dinkes Makassar Kembali Tes Usap 9 Kecamatan

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar