Jaga Produksi dan Produktifitas, PPL Gantarangkeke Aktif Memantau Lahan Jagung di Desa Tombolo

PPL Gantarangkeke Aktif Memantau Lahan Petani Jagung

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL) menuturkan sesuai arahan Presiden Joko Widodo, Kementerian Pertanian (Kementan) terus memperkuat sektor pertanian. Komoditas jagung menjadi salah satu komoditas yang harus dijamin supaya kedepannya tetap memiliki produksi yang cukup untuk rakyat.

Olehnya itu, Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL) menggagas Kostratani berbasis BPP di kecamatan untuk mengatasi kendala dan tantangan peningkatan kapasitas dan kompetensi penyuluh pertanian agar peran dan fungsinya semakin optimal dalam mendukung kinerja pertanian,” tegas Syahrul.

Titik masuk gerakan Komando Strategis Pembangunan Pertanian di kecamatan (Kostratani) adalah Balai Penyuluhan Pertanian (BPP). Komando Strategis Pembangunan Pertanian memang menitikberatkan pada pusat kegiatan pembangunan pertanian di tingkat kecamatan yang kegiatannya berada di Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) yang ada di kecamatan.

Menarik untuk Anda:

Sementara, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumberdaya Manusia Pertanian (BPPSDMP), Dedi Nursyamsi menyampaikan bahwa seluruh gerakan pembangunan pertanian akan berpusat di BPP kecamatan, semua program pertanian berupa teknis baik dari pemerintah provinsi serta kabupaten akan ada di BPP.

Untuk menjaga produksi dan produktivitas jagung di Kabupaten Bantaeng, Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) aktif melakukan kegiatan pemantauan di lahan Kelompok Tani Toroi, Desa Tombolo, Kecamatan Gantarangkeke. Kamis (03/09).

Pemantauan kami lakukan secara rutin untuk melihat perkembangan tanaman jagung. Saat ini, tanaman jagung terancam kekeringan sehingga petani diharapkan mampu mengatur pola tanam dan penggunaan air,” ungkap Andi Dian Ekawati bersama Hasmawati PPL Wilayah Gantarangkeke.

Petani kami bekali dengan pengetahuan dan teknik cara mengatur pola tanam, tujuannya untuk menjaga produksi dan produktivitas khususnya pada tanıman jagung. Hal ini sansat berpengaruh pada pertumbuhan dan perkembangan tanaman jagung, sehingga hasilnya nanti dapat mensejahterakan kehidupan petani dan keluarganya,” kata Dian.

Kementan khususnya Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) berupaya meningkatkan peran Kostratani menjadi pusat data dan pusat gerakan pembangunan pertanian, sehingga dapat mendukung petani meningkatkan produktifitas pertanian. (MUZ).

Rekomendasi

Mungkin Anda Suka

Bahas Kepemimpinan Generasi Milenial, HMJ Komunikasi UINAM Gelar Diskusi Publik

Tetap Patuhi Protokol Kesehatan, BEM Unsa Makassar Gelar Bazar Penggalangan Dana Mubes

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar