Kampus UIM Lakukan Penyembelihan Hewan Kurban dengan Protokol Covid-19

Kampus UIM lakukan kurban/ ist

Terkini.id, Makassar – Masyarakat di Kota Makassar diperbolehkan melaksanakan bentuk rangkaian hari raya Idul Adha 1441 H. Namun, dalam pelaksanaannya disesuaikan dengan penerapan protokol kesehatan.

Universitas Islam Makassar menggelar pemotongan delapan hewan kurban sapi di pelataran parkir kampus UIM perintis kemerdekaan, 1 Agustus 2020.

Rektor UIM mengimbau kepada masyarakat agar tetap berhati-hati dalam pelaksanaan ibadah salat Idul Adha terlebih pada saat penyembelihan hewan kurban, karena berpotensi terjadi kerumunan masyarakat yang datang untuk melihat pemotongannya.

Scroll ke Bawah untuk melanjutkan

Saat pemotongan, Rektor UIM Majdah M Zain turut menyaksikan langsung proses pemotongan sapi kurban didampingi Wakil Rektor II La Sumange, Wakil Rektor III Nurdin, Kabag Humas dan Kerjasama Wachyudi Muchsin serta dekan.

Wakil Dekan Lingkup UIM mengatakan ini menjadi agenda rutin civitas akademik Yayasan Perguruan Tinggi Al Gazali Universitas Islam Makassar dengan menggunakan protap Covid-19.

“Protapnya seperti pakai masker bagi yang bertugas menyembelih hewan kurban, penerima kurban masyarakat sekitar kampus diatur jarak sehingga tidak ada penumpukan yang rawan penyebaran Covid-19,”tuturnya

Lanjut Majdah panitia kurban idul Adha 1441 H tahun ini memperhatikan tiga pokok yaitu kesehatan dari hewan yang akan dikurbankan, proses penyembelihan dan distribusi daging kepada yang membutuhkan dipastikan aman ,” semua pakai protap kesehatan Covid-19 pungkasnya

“Alhamdulillah tahun ini walau dalam kondisi Covid-19 saat ekonomi sedang kurang menggembirakan namun tetap bisa qurban delapan ekor sapi termasuk rektor UIM kontribusi satu ekor sapi Ujar Wakil Rektor II UIM La Sumange diamini Wakil Rektor III Nurdin,”tutupnya.

Rekomendasi

Mungkin Anda Suka

Dosen Sosial Ekonomi Perikanan Unhas Latih UMKM Tingkatkan Mutu Produk Perikanan

Rekrut Relawan Baca, Unibos Ajak Masyarakat Melek Literasi

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar