Perkuat Tridharma Perguruan Tinggi, UIM dan Poltekes Makassar Teken MoU

Perkuat Tridharma Perguruan Tinggi, UIM dan Poltekes Makassar Teken MoU/ ist

Terkini. id, Makassar — Politeknik Kesehatan Kemenkes, Makassar, dan Universitas Islam Makassar (UIM) menyepakati untuk menjalin kerjasama strategis untuk saling mengoptimalkan akademik, penelitian dan pengabdian masyarakat.

Kerjasama kedua perguruan tinggi tersebut ditandai dengan penandatanganan MoU.

Penandatanganan MoU dilakukan Rektor UIM Dr Ir Hj A Majdah M Zain MSi dan Direktur Poltekes Makassar Dr Ir H Agustian Ipa MKes di sela Sidang Senat Terbuka Wisuda Poltekes di Four Point Hotel Makassar, Selasa 15 September 2020.

Scroll ke Bawah untuk melanjutkan

Tampak hadir mendampingi Majdah, Wakil Rektor I Dr HM Arfah Siddiq MA dan Wakil Rektor V Prof Dr H Arfin Hamid MH, Dekan Fakultas Ilmu Kesehatan dan Kedokteran UIM Dr Marhaen Hardjo MBiomed PhD dan Kabag Humas dan Kerjasama UIM dr Wachyudi Muchsin SH.

Pada kesempatan tersebut Majdah mengatakan sinergi antara UIM dan Poltekes Makassar akan saling menguatkan.

“Terutama bagi UIM yang saat ini baru mengakuisisi prodi kebidanan STIKES Ina U dan sedang berusaha keras mewujudkan berdirinya Fakultas Kedokteran,” ujarnya.

Sinergi dan kolaborasi, sambung Majdah, kata kunci untuk kemajuan kelembagaan di era saat ini. Sekaligus meniadakan istilah saling bersaing tapi saling mensupport .

Agustian mengaku antusias untuk berkolaborasi dengan UIM karena posisi dan pengembangannya dalam beberapa waktu terakhir.

Data terakhir dari Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) wilayah IX mengungkapkan, UIM merupakan perguruan tinggi swasta terbanyak kedua menjalin kerjasama di Sulawesi, setelah UMI.

UIM meraih skor 0,925 tertinggi kedua di bawah UMI dengan skor 1,819.

Rekomendasi

Mungkin Anda Suka

UIM dan UNASMAN Sepakat Kerjasama Kampus Merdeka

Pemprov Bangun Sinergitas dengan Lembaga Pendidikan di Sulawesi Selatan, Salah-satunya Polbangtan Gowa

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar