Bupati Positif Covid-19, Semua Pegawai Disdukcapil Jeneponto Dites Swab oleh Satgas

Terkini.id, Jeneponto – Kurang lebih 50 orang pegawai Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Jeneponto di-tes swab oleh tenaga kesehatan satuan tugas (Satgas) Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) Jeneponto.

Pengambilan Swab berlangsung di kantor Disdukcapil Jeneponto, jalan Ishak Iskandar Kelurahan Empoang Kecamatan Binamu Kabupaten Jeneponto, Selasa, 15 September 2020.

Kepala Disdukcapil Jeneponto, Ja’far Abbas, mengatakan, pengambilan Swab  tehadap seluruh pegawai Disdukcapil Jeneponto dilaksanakan dalam menindak lanjuti instruksi Bupati Jeneponto Iksan Iskandar.

Scroll ke Bawah untuk melanjutkan

“Ini kita lakukan untuk menindak lanjuti instruksi Bupati pada coffee morning yang berlangsung kemarin, 14 September 2020 di ruang pola kantor Bupati, dimana pak Bupati menginstruksikan semua pejabat dan pegawai Lingkup Pemkab Jeneponto untuk di Swab,” kata Jabar Abbas.

Menindaklanjuti instruksi Bupati Jeneponto, Kadisdukcapil langsung berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan agar seluruh pegawai Disdukcapil Jeneponto diambil Swabnya.

“Jadi dari 40 OPD, Disdukcapil yang pertama meminta untuk di Swab seluruh pegawai Disdukcapil, karena Disdukcapil yang sangat rentang terjangkit Covid-19, karena dalam melaksanakan pelayanan, pegawai kontak langsung masyarakat,” ujarnya.

Menurutnya, pelayanan di Disdukcapil tetap dibuka, Walaupun hasil Swab ada 1 hingga 3 orang yang terkonfirmasi Positif Covid-19.

“Jika hasil Swab 1 hingga 3  orang yang  terkonfirmasi positif  Covid-19 pelayanan tetap dilaksanakan, namun jika 10 hingga 20 yang positif, kemungkinan besar pelayanan akan ditutup,” terangnya.

Sementara Kepala Bidang Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Dinas Kesehatan (Dinkes) Jeneponto, Suryanigrat mengtakan akan mengambil 50 sampel swab terhadap pegawai Disdikbud Jeneponto.

“Untuk di Disdukcapil ini, kita mengambil sampel Swab sebanyak 50 orang pegawai Disdukcapil, Insya Allah besok sampe Swab kita akan kirim ke laboratorium di Makassar, hasilnya akan  keluar 2 hari kedelapan,” tutup Kadisdukcapil, Jafa Abbas.

Rekomendasi

Mungkin Anda Suka

Beredar Kabar Jutaan Pekerja Terancam Batal Terima Subsidi Gaji Rp 600 Ribu, Ini Faktanya

Dukung Pembelajaran Jarak Jauh, ATSI-Kemendikbud Teken Kerja Sama Bantuan Kuota Belajar

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar