Ditanya Ustaz Abdul Somad Soal Haters, Ini Jawaban Tengku Zulkarnain

Ustaz Abdul Somad dan Tengku Zulkarnain. (Foto: Riau24)

Terkini.id, Jakarta – Wasekjen MUI Ustaz Tengku Zulkarnain di hadapan Ustaz Abdul Somad (UAS) menyampaikan pendapatnya terkait haters atau orang-orang yang sering mencaci maki dirinya di media sosial.

Ustaz Abdul Somad sebelumnya menanyakan kepada Tengku Zulkarnain apakah dirinya marah ketika membaca caci maki haters-nya di media sosial.

“Malah lucu gitu. kadang-kadang ada yang perlu dijawab kita jawab. Tapi banyak yang nggak kita jawab, kalau memang dia kelihatan mau tahu, kita jawab,” ujar Tengku Zul kepada UAS dalam program tayangan di kanal YouTube Ustaz Abdul Somad, UTZ Official, Senin, 27 Juli 2020 seperti dikutip dari sindonewscom.

Scroll ke Bawah untuk melanjutkan

“Tapi kalau cuman maki-maki aja, nggak kita jawab, untuk apa, rugi kita habis waktu,” sambungnya.

Tengku Zulkarnain juga mengungkapkan bahwa ada haters yang mencaci maki dirinya namun kemudian minta maaf.

“Ada juga yang tobat, tanya jawab tanya jawab dua tiga kali, kemudian mereka japri saya, minta maaf, tobat, ada banyak juga yang begitu. Maka perlu juga sebagian dijawab,” ujarnya kepada Ustaz Abdul Somad.

Diketahui, unggahan media sosial dari pria kelahiran Medan 14 Agustus 1963 ini kerap dihujat netizen.

Bahkan, beberapa video ceramah Tengku Zulkarnain yang viral di media sosial menuai kontroversi di kalangan publik.

Salah satunya yakni video ceramah dirinya yang disebut telah menyindir budaya adat Jawa.

Bahkan, usai video ceramahnya itu viral beberapa waktu lalu, netizen di Twitter menggaungkan tagar #TengkuZulUstadHoaks.

Netizen menilai isi ceramah Tengku Zulkarnain soal adat Jawa tersebut mengandung unsur diskriminasi budaya.

Rekomendasi

Mungkin Anda Suka

Usai Isolasi Mandiri 14 Hari, Bupati dan Ketua TP PKK Jeneponto Dinyatakan Sembuh dari Covid-19

Mahfud Md Sebut Nonton Film G30S/PKI Tak Dilarang: Semalam Saya Tonton di Yuotube

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar