Heboh Kabar Kue Klepon atau Onde-onde Tidak Islami, Siapa Penyebarnya?

Poster viral Kue Klepon tak Islami. (Foto: Facebook)

Terkini.id, Jakarta – Kue klepon menjadi perbincangan di media sosial lantaran sebuah postingan yang menyebut penganan khas nusantara tersebut tidak islami.

Namun, postingan kue klepon tidak Islami menyebar dengan cepat di internet tanpa diketahui sumber aslinya. Diduga, postingan tersebut dibuat orang tak bertanggungjawab untuk menyudutkan salah satu pihak.

Postingan tersebut berupa foto poster dengan gambar foto kue klepon.

Scroll ke Bawah untuk melanjutkan

Kue berbentuk bundar berlapis kelapa parut dengan baku tepung beras dan isian gula merah tersebut di daerah Makassar akrab disebut dengan nama kue onde-onde.

Dalam poster yang marak beredar, tertulis kalimat “Kue Klepon Tidak Islami. Yuk tinggalkan jajanan yang tidak islami dengan cara membeli jajanan islami, aneka kurma yang tersedia di toko syariah kami.” Postingan tersebut ramai dibagikan netizen.

Terakhir, tercantum tulisan ‘Abu Ikhwan Aziz’ sebagai pemilik toko.

Terkini.id mencoba mencari akun ‘Abu Ikhwan Aziz’ di berbagai akun media sosial seperti Instagram, Twitter dan Facebook, namun tidak ditemukan.

Tidak ditemukan juga toko maupun situs penjualan kue dengan nama Abu Ikhwan Aziz.

Terkini.id mencoba menggunakan tools google.images dan diketahui foto yang digunakan bersumber dari sebuah artikel di situs resepkoki.co yang diposting pada 2008 silam.

Dalam penulusuan google image, diketahui postingan tersebut pertama kali diterbitkan oleh website suaraislam.co lewat artikel berjudul “Astaghfirullah! Kelompok Ini Sebu Kue Klepon Tidak Islami dan Harus Dijauhi”.

Postingan tersebut mengutip status seorang netizen bernama Islah Bahrawi.

Sementara, dari penelusuan twitter, postingan tersebut pertama kali disebar oleh pemilik akun @Irenecutemom.

Dengan begitu, informasi tersebut diduga informasi palsu dengan kategori false flag atau tindakan yang dilakukan dengan maksud menyamarkan sumber tanggung jawab yang sebenarnya dan menyalahkan pihak kedua.

Rekomendasi

Mungkin Anda Suka

Usai Isolasi Mandiri 14 Hari, Bupati dan Ketua TP PKK Jeneponto Dinyatakan Sembuh dari Covid-19

Mahfud Md Sebut Nonton Film G30S/PKI Tak Dilarang: Semalam Saya Tonton di Yuotube

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar