Heboh karena Harganya Rp100 Juta per Pohon, Ini Asal Usul Tanaman Janda Bolong

Terkini.id, Jakarta — Tanaman hias jenis ‘Janda Bolong’  lagi digandrungi banyak orang yang kini hobi menanam bunga.

Karena banyak dicari, tanaman yang termasuk dalam keluarga monstera ini menjadi makin mahal harganya. Bahkan ada yang tembus sampai Rp 100 jutaan/

Janda Bolong yang dan tanaman Monstera merupakan tanaman yang berasal dari daerah tropis di Amerika Tengah, mulai dari bagian paling selatan Meksiko hingga Panama. Monstera juga ditemukan di daerah lain di mana ia diperkenalkan, seperti Hawaii.

Menarik untuk Anda:

Tanaman ini tumbuh subur di hutan hujan lebat di mana mereka menggunakan akar udara mereka untuk “memanjat” pohon menuju cahaya di kanopi. 

Tanaman Monstera ini awalnya ditemukan pertama kali oleh ahli botani asal Prancis bernama Charles Plumier pada tahun 1963. 

Di Indonesia, tanaman hias yang memiliki nama latin Monstera Adansonii Variegated ini diberi nama Janda Bolong karena daunnya yang bolong.

Harga Sampai Rp 100 Juta

Tanaman ini kerap kali dijadikan tanaman penghias atau dekorasi rumah untuk menghadirkan kesan minimalis yang asri. Helaian daunnya yang berlubang dengan daun yang berwarna-warni jadi nilai estetik tersendiri untuk tanaman ini.

Janda bolong tergolong tanaman hias yang mudah dirawat. Anda hanya perlu menyiramnya 1-2 kali setiap minggu. Tanaman ini juga tahan hama dan penyakit.

“Tanaman hias itu bisa bikin kita lupa dengan persoalan Covid-19. dan bisa membuat bahagia dan sehat,” kata Dede Hidayat, peminat tanaman hias, dikutip dari CNN Indonesia TV.

“Ya enggak bisa bohong, buat saya, monstera ini cantik, anggun.”

Paul, seorang penjual tanaman hias janda bolong di Depok mengungkapkan tren tanaman hias ini masih akan berlangsung lama dan harga jualnya masih fantastis.

“Melihat tumbuhnya pehobi baru di Indonesia dan seluruh dunia, pandemi membuat mereka jadi banyak hobi di tanaman dan ada yang bisnis karena harus menghasilkan uang melihat populasi yg ada dengan pehobi baru tidak imbang jadi masih akan berkembang,” ucapnya.

Paul sendiri mengaku bahwa dia tak lagi mengekspor tanaman janda bolong keluar negeri seperti Eropa, Amerika, Kanada, dan Korea sejak 6 bulan lalu. Tingginya permintaan pasar namun jumlah stoknya terbatas membuat harganya bisa melambung sampai ratusan juta.

Selain dijual dengan harga mencapai ratusan juta rupiah, janda bolong ternyata juga laku dijual per lembar daunnya. Satu lembar daun janda bolong harganya bisa mencapai Rp15 juta.

Selain janda bolong, ada jenis tanaman hias Monstera lainnya yang juga laris manis dijual per helai daunnya.

Monstera obliqua bahkan per lembar daunnya bisa dijual dengan harga Rp25-30 juta. Monstera albo variegata dijual Rp30-50 juta per lembar daun, dan Monstera mint dan deliciosa bisa laku Rp50 juta per lembar daunnya.

Rekomendasi

Mungkin Anda Suka

Warga Makassar Senang Rahman Bando Dampingi Appi karena Pengalaman Birokrat

Pernah Menangkan NA di Pilgub, Kini Komunitas Sahabat2NA APPI Dukung Appi-Rahman

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar