Ini Dia Ulin Yusron, Influencer Jokowi yang Jadi Komisaris BUMN

Ulin Yusron

Terkini.id, Jakarta – Salah satu tim sukses Jokowi pada Pilpres 2019 lalu kembali menduduki jabatan komisaris Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Menteri BUMN Erick Thohir mengangkat Ulin Ni’am Yusron sebagai Komisaris Independen PT Pengembangan Pariwisata Indonesia atau Indonesia Tourism Development (ITDC). Ulin merupakan tim sukses dan juga influencer Jokowi dalam Pemilihan Presiden RI 2019. 

Pengangkatannya Ulin dilakukan pada 8 Oktober 2020 melalui Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) ITDC melalui Surat Keputusan (SK) Nomor: SK-319/MBU/10/2020 tanggal 08 Oktober 2020 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Anggota Dewan Komisaris Perusahaan Perseroan (Persero) PT Pengembangan Pariwisata Indonesia.   

Menarik untuk Anda:

Ulin Yusron menggantikan posisi yang ditinggalkan Donni Aldian. Dengan demikian, pemegang saham juga mengukuhkan pemberhentian dengan hormat Donni Aldian sebagai Komisaris Independen BUMN ITDC terhitung sejak 8 Oktober 2020. 

Di media sosial, Ulin Yusron tak asing lagi. Mengutip dari kumparan, Ulin aktif di media sosial dan merupakan pendukung Jokowi sejak Pemilu 2014 dan 2019. 

Ulin merupakan pendukung Jokowi-Ma’ruf Amin pada Pemilu 2019. 

Jika dilihat dalam media sosialnya, dia sangat aktif mendukung pasangan tersebut. Ulin juga ikut dalam pertemuan antara Jokowi dan influencer di Istana.

Soal menjadi influencer Jokowi, ditegaskan Ulin dalam unggahan di akun instagramnya @ulinyusron pada 31 Agustus 2020. Dalam unggahannya, Ulin berfoto dengan Jokowi dan menulis “Saya influencer Jokowi!”. 

Jauh sebelum menjadi pendukung dan influencer Jokowi, Ulin berkarier sebagai wartawan di Mingguan Ekonomi dan Bisnis KONTAN (sampai tahun 2008). 

Dia kemudian mendirikan situs Beritasatu.com (sampai 2013). Ulin kemudian sempat menggeluti dunia private investigation dan menjadi konsultan di beberapa media online (2009-2013). 

Kasus Menyebarkan Data Pribadi 

Ulin Yusron sempat dikecam oleh warganet di Twitter karena menyebar informasi data pribadi orang di media sosial atau dikenal dengan sebutan doxing. 

Kasus ini bermula saat viral video seorang laki-laki yang berkata akan ‘memenggal kepala Jokowi’ yang kemudian diketahui dilakukan oleh seorang berinisial HS, yang beredar di media sosial.   

Video tersebut memicu berbagai respons dari warganet, salah satunya Ulin lewat akunnya @ulinyusron. Ia kemudian ikut bereaksi dengan mencuit dan mengunggah data pribadi dua orang laki-laki bernama Cep Yanto dan Dheva Suprayoga dalam dua twit berbeda. Namun, kini dua twit itu telah dihapus Ulin. 

Dalam salah satu twitnya, ia sempat mengunggah caption “Ini orangnya. Silahkan diproses sesuai hukum yang berlaku!”.   
Ia menuduh mereka sebagai pelaku pengancam penggal Jokowi seperti yang terlihat di dalam video. Namun, setelah dilakukan penyelidikan oleh Subdit Jatanras Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, pria dalam video tersebut adalah HS. 
Mengetahui bersalah, ia kemudian meminta maaf karena telah menuduh dan menyebutkan nama-nama orang lain, yang ternyata bukan pelakunya.  

Rekomendasi

Mungkin Anda Suka

Tambah 169 Orang, Pasien Meninggal Covid-19 di Indonesia Capai 16.815

Pasien Sembuh Covid-19 Tambah 3.810 Orang, Total 445.793

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar