Sempat Buat Status ‘Masker Tak Perlu Dipakai’, Mantan Capres AS Ini Meninggal karena Covid-19

Herman Cain

Terkini.id, Jakarta – Mantan Capres Amerika Serikat pada 2012 silam, Herman Cain meninggal dunia karena covid-19.

Politisi Partai Republik Amerika Serikat tersebut adalah pendukung setia presiden Trump.

Cain menjadi perhatian warga AS, lantaran pada bulan Juni lalu, dia menghadiri kampanye presiden Trump tanpa mengenakan masker di wilayah Tulsa, Oklahoma. 

Scroll ke Bawah untuk melanjutkan

Dalam acara tersebut, mayoritas tidak mengenakan masker dan banyak di antaranya tidak menjaga jarak. 

Kurang lebih setelah acara kampanye tersebut, Herman Cain dinyatakan positif. Usai acara kampanye itu juga, angka COVID-19 di Tulsa, Oklahoma meningkat tajam. Banyak Rumah Sakit di Tulsa kewalahan menangani pasien COVID-19.

Kini, Herman Cain dinyatakan meninggal dunia.

Melansir dari cnn, kepastian Herman Cain meninggal dikutip dari sebuah obituari yang dikirim dari akun Twitternya yang terverifikasi. Kabar itu juga disampaikan Newsmax, tempat Herman meluncurkan sebuah acara televisi.

Cain, 74 tahun, dirawat di rumah sakit pada awal bulan ini. Akun Twitter-nya menyampaikan, minggu ini ia dirawat dengan masalah oksigen di paru-parunya. Tidak diketahui di mana Cain terkena virus.

“Kami tahu ketika dia pertama kali dirawat di rumah sakit dengan COVID-19 bahwa ini akan menjadi pertarungan yang sulit,” jelas Dan Calabrese, editor HermanCain.com sejak 2012, menulis dalam sebuah posting Kamis. 

“Dia mengalami kesulitan bernapas dan dibawa ke rumah sakit dengan ambulans. Kami semua berdoa agar obat-obatan awal yang mereka berikan akan membuat napasnya kembali normal.

Akan tetapi menjadi sangat jelas bahwa ia berada dalam ‘pertempuran’.

Sebagai ketua bersama Black Voices for Trump, Cain merupakan salah satu wakil pada kampanye Presiden Donald Trump 20 Juni di Tulsa, Oklahoma – yang membuat setidaknya delapan staf tim Trump positif virus corona. 

Juru bicara kampanye Trump, Tim Murtaugh menyampaikan kepada CNN bahwa Cain tidak bertemu dengan Trump di reli Tulsa.

Cain telah memposting foto dirinya dalam kampanye tersebut, yang duduk dekat di antara peserta lain tanpa memakai masker.

Dalam sebuah posting awal bulan ini yang mengumumkan diagnosis Covid-19 Cain, Calabrese mengatakan mereka “tidak tahu” di mana Cain telah tertular virus.

“Saya sadar orang akan berspekulasi tentang reli Tulsa, tetapi Herman melakukan banyak perjalanan pekan lalu, termasuk ke Arizona di mana kasus-kasus meningkat,” tulis Calabrese.

Awal bulan ini, Cain muncul untuk mendukung keputusan untuk tidak memerlukan masker untuk acara perayaan 4 Juli Trump di Mount Rushmore.

“Topeng tidak akan wajib untuk acara tersebut, yang akan dihadiri oleh Presiden Trump. ORANG-ORANG MENYEDIAKAN!” tulis akun Twitter Cain yang diposting dalam tweet yang tampaknya telah dihapus.

Meskipun, dalam video komentar untuk situs webnya yang ditayangkan pada bulan Juni, Cain tetap meminta warga Amerika untuk mengenakan masker wajah, dan menyampaikan bahwa panduan tersebut sekarang menunjukkan keefektifannya.

“Jika orang menganggapnya serius, menjauhkan sosial, membersihkan, mencuci tangan, dan masker, maka kita akan baik-baik saja mencoba melakukan keduanya pada saat yang sama – membuka ekonomi dan kemudian menggunakan pedoman keselamatan,” kata Kain dalam satu video.

Rekomendasi

Mungkin Anda Suka

Rusia Klaim Negara Pertama Dunia Ciptakan Vaksin Covid-19, WHO: Masih Prakualifikasi

Hadapi Trump, Joe Biden Pilih Wanita Kulit Hitam Kamala Harris Jadi Cawapres

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar