Jual Masker dengan Harga Tinggi ke Pasien, RS Ini Didenda Ratusan Juta

Masker pasien. (Foto: SehatQ)

Terkini.id, Jakarta – Sebuah rumah sakit (RS) di Malaysia didenda sebanyak Rp 679 juta usai menjual masker dengan harga tinggi untuk pasien. Rumah sakit tersebut diketahui berlokasi di Kuala Lumpur.

Dilansir dari World of Buzz seperti dikutip lewat Suara.com, Sabtu, 23 Mei 2020, berdasarkan hasil inevestasi yang dilakukan otoritas setempat, RS tersebut terbukti bersalah lantaran menjual masker dengan harga tinggi.

RS tersebut diketahui menjual masker seharga Rp 700 ribu untuk 18 potong masker atau Rp 40 ribu per potong masker.

Hal itu melanggar aturan pemerintah Malaysia yang membatasi harga tertinggi untuk sebuah masker adalah seharga RM 1.50 (Rp 5 ribu).

Kasus tersebut terungkap usai seorang pria bernama Hilman membagikan bukti tagihan RS yang membuatnya marah.

Baca juga:

Dalam tagihan itu, pihak RS mengenakan biaya RM 201.60 atau sekitar Rp 700 ribu untuk 18 potong masker bedah yang digunakan anaknya selama menjalani perawatan di RS itu.

“Anda menagih saya RM201.60 untuk 18 potong masker bedah? Berarti Anda menagih saya RM 11.20 per potong? Serius?! Di mana etika dan profesionalisme Anda dalam menjalankan bisnis medis?” ujar pria yang tak disebutkan identitasnya ini.

Usai terungkap, kasus itupun menjadi perhatian serius dari Departemen Perdagangan Dalam Negeri dan Urusan Konsumen Malaysia.

Departemen Perdagangan Dalam Negeri dan Urusan Konsumen Malaysia selama sepekan melakukan investigasi terhadap RS tersebut.

Berdasarkan hasil investigasi mereka, RS itu terbukti menyalahi aturan pemerintah.

Kementerian Malaysia mengamankan beberapa dokumen, termasuk masker bedah tiga lapis. RS tersebut dituntut membayar denda RM 200.000 atau sekitar Rp 679 juta.

Apabila RS tersebut tidak membayar hukuman denda, maka pihak RS akan diseret ke pengadilan setempat untuk menjalani proses hukum.

Komentar

Rekomendasi

Pasien Covid-19 Sulsel Bertambah 54, Masjid Al-Markaz Gelar Salat Jumat Hari Ini

Nurdin Abdullah: Tidak Boleh! Jenasah PDP Negatif Dimakamkan Dengan Protokol Covid-19

Wanita Hamil Positif Covid-19 Meninggal Usai Operasi Pengangkatan Janin, Ayah dan Ibunya Ikut Meninggal

Kabar Gembira, Indonesia Sudah Temukan Bibit Vaksin Virus Corona

Mengaku Dilema Soal Penanganan Covid-19, ini Permintaan Gubernur ke Rumah Sakit

>
Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar