Kapolri Idham Ubah Warna Seragam Satpam, Berikut Filosofinya

Satpam
Petugas Satpam. (Foto: ilustrasi)

Terkini.id – Kapolri Jenderal Polisi Idham Azis menginstruksikan perubahan seragam Satuan Pengamanan atau Satpam menjadi warna cokelat muda.

Seragam Satpam nantinya pun akan serupa dengan seragam kepolisian dilengkapi dengan pangkat.

Dilansir dari suaracom jaringan terkini.id, Karo Penmas Divisi Humas Mabes Polri Brigjen Pol Awi Setiyono perubahan seragam Satpam itu diatur dalam Peraturan Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia Nomor 4 Tahun 2020 tentang Pengaman Swakarsa.

Scroll ke Bawah untuk melanjutkan

“Ada perubahan warna seragam Satpam. Jadi terdapat lima jenis pakaian dinas anggota Satpam disertai dengan pangkatnya,” beber Awi di Mabes Polri, Trunojoyo.

Awi merincikan lima jenis seragam Satpam tersebut, yakni Pakaian Dinas Harian (PDH), Pakaian Dinas Lapangan Khusus (PDL Sus), Pakaian Dinas Lapangan Satu (PDL Satu), Pakaian Sipil Harian (PSH), dan Pakaian Sipil Lengkap (PSL).

Sementara itu, Awi menjelaskan filosofi warna cokelat muda pada baju dan warna cokelat tua pada celana seragam Satpam.

Menurut dia, warna tersebut identik dengan warna tanah atau bumi, kayu dan batu yang merupakan warna alami.

“Cokelat merupakan warna netral yang melambangkan kebersahajaan pondasi, stabilitas, kehangatan, rasa aman dan nyaman serta rasa percaya keanggunan, ketabahan dan kejujuran,” tuturnya

Di sisi lain, Awi mengemukakan dengan adanya kesamaan warna seragam Satpam dengan Kepolisian diharapkan dapat terjalin ikatan emosional antara institusi Polri dengan personel Satpam.

Selain itu, juga dapat menumbuhkan rasa kebanggaan bagi personel Satpam sebagai pengemban fungsi Kepolisian terbatas.

“Memuliakan profesi Satpam, dan menambah penggelaran fungsi kepolisian di tengah-tengah masyarakat,” pungkasnya.

Rekomendasi

Mungkin Anda Suka

Ahok Tuding Direksi Pertamina Hobi Lobi Menteri, Erick Thohir Angkat Bicara

Bapak Ini Diborgol Petugas Gegara Tak Pakai Masker, Netizen: Udah Kayak Penjahat Aje

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar