Kapolri Mutasi 92 Perwira, Termasuk Irjen Mas Guntur Laupe Kapolda Sulsel

Terkini.id, Jakarta – Kapolri Jenderal Idham Azis melakukan mutasi besar-besaran di tubuh Kepolisian Republik Indonesia (Polri). Sejumlah perwira tinggi dan menengah dimutasi.

Berdasarkan surat telegram yang dikeluarkan Kapolri Jenderal Idham Azis bernomor ST/2247/VIII/KEP/2020, sebanyak 92 perwira tinggi dan perwira menengah Polri kena mutasi. 

Surat telegram tersebut ditandatangani Asisten SDM Kapolri, Irjen Sutrisno Yudi Hermawan.

Scroll ke Bawah untuk melanjutkan

Dalam telegram tersebut ada sejumlah perwira tinggi yang diangkat menjadi Kapolda, di antaranya Irjen Herry Rudolf Nahak yang diangkat jadi Kapolda Kalimantan Timur (Kaltim). 

Kemudian Irjen Bambang Kristyono yang sebelumnya menjabat Analis Kebijakan Utama Bidang Sabhara Baharkam Polri diangkat jadi Kapolda Kalimantan Utara (Kaltara).

Selain itu, Jabatan Kapolda Sulawesi Utara juga bakal diisi Irjen RZ Panca Putra S sebelumnya menjabat Widyaiswara Kepolsian Utama TK I Sespim Lemdiklat Polri. 

Lalu ada Irjen Merdisyam yang sebelumnya menjabat Kapolda Sulawesi Tenggara dimutasi menjadi Kapolda Sulawesi Selatan.

Merdisyam menggantikan Kapolda Sulawesi Selatan sebelumnya, yakni Irjen Pol Mas Guntur Laupe yang ditarik ke Mabes sebagai Widyaiswara Kepolisian Utama TK I Sespim Lemdiklat Polri.

Setelah itu ada Brigjen Yan Sultra akan menjadi Kapolda Sulawesi Utara setelah sebelumnya menjabat sebagai Wakapolda Sulawesi Utara. Sementara jabatan Wakapolda Sultra akan ditempati Brigjen Waris Adono.

Brigjen Abdul Rakhman Baso diangkat menjadi Kapolda Sulawesi Tengah. Sementara Irjen Lotharia Latif sebelumnya menjabat Kakorpolairud Polri diangkat menjadi Kapolda Nusa Tenggara Timur.

Selain itu, Brigjen Akhmad Widyagus yang diangkat menjadi Kapolda Gorontalo. Dia bertugas menggantikan Irjen Adnas yang sekarang diangkat menjadi Widyaiswara Utama Sespim Lemdiklat Polri.

Rekomendasi

Mungkin Anda Suka

Beredar Kabar Jutaan Pekerja Terancam Batal Terima Subsidi Gaji Rp 600 Ribu, Ini Faktanya

Dukung Pembelajaran Jarak Jauh, ATSI-Kemendikbud Teken Kerja Sama Bantuan Kuota Belajar

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar