Nadiem Makarim: 100 Persen Dana BOS Bisa Dipakai untuk Beli Kuota

Nadiem
Mendikbud Nadiem Makarim. (Foto: Scholae)

Terkini.id, Jakarta – Pandemi Covid-19 yang terjadi di Indonesia sejak Maret 2020 membuat proses pembelajaran dilakukan secara daring.

Masalah yang kemudian muncul, lantaran tidak semua murid sanggup membeli kuota internet untuk belajar secara online.

Melihat permasalahan itu, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Nadiem Makarim mengambil kebijakan baru.

Scroll ke Bawah untuk melanjutkan

Nadiem Makarim kini membolehkan penggunaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dimanfaatkan untuk membeli pulsa murid-murid dan guru yang terkendala secara ekonomi dalam sistem Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ).

Mengutip dari kompascom, penggunaan dana BOS untuk membeli kebutuhan kuota internet itu merupakan kebijakan yang diambil untuk merespons situasi pandemi Covid-19 saat ini.

Nadiem meminta supaya dana BOS itu bisa digunakan dengan sebaik mungkin.

“Seratus persen dana BOS diberikan fleksibilitas untuk membeli pulsa atau kuota internet untuk anak dan orangtuanya. 

Bisa itu, sudah kita bebaskan. Di masa darurat Covid ini boleh digunakan untuk pembelian pulsa guru, sekolah, dan orangtua untuk anak,” ucap Nadiem, di Bogor, Kamis 30 Juli 2020.

Nadiem melihat, banyak keluhan dari para guru dan orangtua murid yang merasa sulit menyediakan kebutuhan kuota internet dalam proses kegiatan pembelajaran jarak jauh (PJJ) selama pandemi ini.

Ia menjelaskan, penggunaan dana BOS untuk kuota internet harus dikonsultasikan bersama guru dan kepala sekolah.

Nadiem menuturkan, kepala sekolah memiliki hak untuk mengalihkan penggunaan dana BOS demi kepentingan mendukung pembelajaran termasuk pembelian kuota internet.

“Ini kebebasan dengan kriteria (dana BOS) Kemendikbud. Ini diskresi untuk kepala sekolah,” sebutnya.

Sebelumnya, dalam kunjungan ke sejumlah sekolah di Kota Bogor, Nadiem banyak mendengar curhat dari para tenaga pengajar mengenai kendala dalam belajar daring.

Hal yang paling krusial dialami oleh guru dan peserta didik di Kota Bogor dalam menjalankan sistem PJJ adalah ketersediaan kuota internet dan jaringan.

Rekomendasi

Mungkin Anda Suka

Usai Isolasi Mandiri 14 Hari, Bupati dan Ketua TP PKK Jeneponto Dinyatakan Sembuh dari Covid-19

Mahfud Md Sebut Nonton Film G30S/PKI Tak Dilarang: Semalam Saya Tonton di Yuotube

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar