Meski Sering Dihina di Medsos, Dukungan Masyarakat ke Nico-Victor Kian Mengalir

Pemkab Tana Toraja
Legislator Perindo, Yan Anggung Kalalembang/ ist

Terkini.id, MakaleTensi Pilkada Tana Toraja 2020 mulai memanas. Kampanye negatif mulai menyerang masyarakat melalui media sosial.

Salah satu banyak dialamatkan terhadap pasangan Calon Bupati-Wakil Bupati Tana Toraja petahana, Nicodemus Biringkanae-Victor Datuan Batara (Nico-Victor). Namun, kampanye negatif tersebut justru semakin menguatkan dukungan masyarakat terhadap pasangan ini.

Caci maki, hinaan, hingga hoax yang dilancarkan kubu lawan melalui dunia maya, tak membuat semangat tim dan relawan untuk terus berjuang demi kemenangan Nico-Victor di Pilkada Tana Toraja 9 Desember 2020.

Menarik untuk Anda:

Bahkan, dukungan masyarakat terhadap pasangan nomor urut 2 ini kian mengalir, baik dari kalangan milenial muda, aktivis, hingga komunitas masyarakat bawah.

Hal itu diungkapkan tokoh masyarakat Makale Selatan, Yan Anggung Kalalembang, di Makale, Rabu 21 Oktober 2020.

Legislator Partai Perindo ini bahkan mengaku salut atas ketabahan Nico-Victor menghadapi berbagai hinaan dan tudingan miring yang tidak henti dilakukan lawan politiknya.

“Jujur saya sedih atas fitnah atau hinaan yang sengaja dibuat-buat untuk menjatuhkan Nico-Victor. Tapi dengan begitu, kami makin solid. Dukungan malah bertambah banyak. Masyarakat sudah pintar menilai,” ungkapnya.

Menurut dia, serangan yang dialamatkan terhadap pasangan Nico-Victor atau NiVi karena berstatus sebagai incumbent dan elektabilitas survei yang tinggi, namun dia berharap agar serangan itu tidak menyerang pribadi dan terkesan dibuat-buat.

“Saya masih bagian dari keluarga dekat salah satu kandidat lawan Nico-Victor, tapi dengan cara-cara yang tidak etis ini membuat kami makin kuat berada di barisan Nico-Victor,”bebernya.

“Hinaan dan kata-kata kasar ini membuat kami makin teguh bersama Nico-Victor. Saya tidak terima Nico-Victor dibuat demikian,” sambung Yan.

Dia menambahkan, Nico-Victor ini pasangan penyabar. 

“Saya kagum. Meski dikata-katai di medsos pun tidak melawan bahkan meminta relawan dan seluruh pendukungnya menahan diri untuk tidak membalas,”pungkasnya.

Yan menilai pemerintahan Nico-Victor masih bersih dan tak satupun aparatnya ditangkap atau diproses hukum karena korupsi.

“Adakah ASN (Aparatur Sipil Negara) di masa Nico-Victor terlibat atau ditangkap korupsi. Kan tidak ada. Belum ada yang dibuktikan korupsi. Biarlah mereka begitu,” tandasnya.

Dia menambahkan, dengan hinaan dan caci-maki ini, justru membuat kubu Nico-Victor makin optimis menatap kemenangan di Pilkada 9 Desember 2020 mendatang.

Selain itu, kata Yan, alasan untuk mewujudkan tekad Nico-Victor melanjutkan pemerintahan di masa mendatang, karena prestasinya tidak diragukan lagi.

“Bandara yang dulu terbengkalai, mampu dilanjutkan Nico-Victor atas perjuangannya ke pusat untuk alokasi dana pembangunan. Patung Kristus yang menjadi ikon Toraja sekarang menjadi salah satu pemasok PAD terbanyak di sektor pariwisata,” beber Yan.

Belum lagi, sektor pertanian yang mulai maju dengan bantuan alat modern berupa traktor kepada kelompok tani. Infrastruktur di pedesaan juga menggeliat, jika dibandingkan pemerintahan sebelumnya.

Satu hal lagi, tambah Yan, Nico-Victor d memperlakukan warganya tanpa pernah membeda-bedakan status sosial. Keduanya muda ditemui di mana dan kapan saja.

“Modal sosial ini yang disukai rakyat Toraja. Tidak perlu ragu. Saatnya kita menjaga keunggulan kita melalui survei hingga terealisasi dengan kemenangan di 9 Desember 2020 nanti,” tutupnya.

Rekomendasi

Mungkin Anda Suka

Dinilai Sudah Terbukti, Warga Pulau Liukang Siap Menangkan Kacamatayya

Taufan Pawe Umumkan Struktur Pengurus DPD I Partai Golkar, Siapa Saja?

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar