Sakit Hati karena Diberhentikan, Mantan Anak Buah Tembak Mati Kepala Desa

Terkini.id, Jakarta –Seorang kepala desa ditemukan tewas usai ditembak mati pada Rabu malam 25 Juni 2020 lalu di jembatan Desa Ampukung Kecamatan Kelua, Tabalong Kalimantan Selatan.

Polres Tabalong, Kalimantan Selatan kini telah menangkap HR (33), yang diketahui sebagai pelaku pembunuhan terhadap seorang kepala Desa Jirak Kecamatan Pugaan tersebut.

Kasatreskrim Polres Tabalong Iptu Matnur mengungkapkan, dari hasil pemeriksaan HR yang pernah menjabat Kepala Seksi Pembangunan di Kantor Desa Jirak, pelaku merasa sakit hati dan dendam terhadap korban karena telah diberhentikan dalam pekerjaan.

Scroll ke Bawah untuk melanjutkan

Dengan menggunakan senapan angin, pelaku melampiaskan rasa sakit hatinya kepada korban pada Rabu malam di jembatan Desa Ampukung Kecamatan Kelua.

Akibat aksinya itu, korban tewas di tempat kejadian dengan luka di bagian dada kiri dan lengan tangan kiri.

“Pelaku HR sudah kami lakukan penahanan di rumah tahanan Polres Tabalong guna proses hukum lebih lanjut,” tutur dia seeprti dikutip dari Antara, Selasa 30 Juni 2020.

Pihak kepolisiantelah mengantongi bukti-bukti bahwa tersangka telah merencanakan aksi penembakan atas korban Suriansyah (38) hingga tewas.

“Kami akan menjerat tersangka kasus penembakan ini dengan pasal berlapis yakni pasal 340 atau 338 KUHPidana,” jelas Matnur.

Berdasarkan pasal 340 KUHP, tersangka diancam hukuman pidana mati atau seumur hidup atau paling lama dua puluh tahun penjara.

Rekomendasi

Mungkin Anda Suka

Selama Corona, Kasus Kekerasan Terhadap Perempuan Naik 75 Persen

Pakai Narkoba, Dua Pilot akan Dipecat dari Garuda Indonesia

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar