Setelah Viral, Akhirnya Mahasiswa UIN Makassar yang Bersimpuh di Makam Kedua Orangtuanya Terima Bantuan Bank Sulselbar

Plt Dirut Bank Sulselbar, Irmayanti Sultan bersama mahasiswa UIN yang viral beberapa waktu lalu, Nurwahyuni Cole di kantor Bank Sulselbar Jalan DR Sam Ratulangi Makassar

Terkini.id, Makassar – Kisah mahasiswa S1 Universitas Islam Makassar yang wisuda pada bulan September 2020 lalu mendadak viral. Namanya, Nurwahyuni Cole.

Pasalnya, usai wisuda, gadis asal Desa Lempangang, Kabupaten Gowa Sulawesi Selatan ini memilih mengunjungi makam kedua orang tuanya lalu bersimpuh di atas nisan kedua orang tuanya lengkap dengan pakaian jubah wisuda dan toganya.

Diberitakan sebelumnya jika untuk bisa sukses mencapai mimpinya jadi sarjana itu dibutuhkan perjuangan yang sangat menginspirasi serta penuh suka dan duka.

Plt Direktur Utama Bank Sulselbar, Irmayanti Sultan mengundang Nurwahyuni Cole ke kantornya

Menarik untuk Anda:

Berasal dari keluarga yang kurang beruntung, tidak menjadi penghambat untuk dapat menempuh pendidikan tinggi. Nurwahyuni adalah yatim piatu, sejak SD kelas 4 ia ditinggal sang ayah menghadap sang Pencipta.

Lalu pada tahun 2014 ibunya pun menyusul ayahnya kembali menghadap ke Sang Ilahi. Saat itu, Nurwahyuni duduk di kelas 2 SMK.

Nurwahyuni Cole sukses meraih gelar Sarjana Humaniora usai menyelesaikan pendidikan di Jurusan Sejarah Peradaban Islam, Fakultas Adab dan Humaniora, UIN Alauddin Makassar.

Bahkan, ia berhasil lulus dengan peringkat lima besar sefakultas. Lulus dari jurusan tersebut pun hanya memakan waktu 3 tahun enam bulan 18 hari.

Selama menempuh pendidikan di kampus UIN Makassar tidak selancar mahasiwa pada umumnya. Meskipun dirinya mendapat beasiswa kurang mampu berprestasi atau biasa disebut Bidik Misi, ia tetap bekerja keras untuk memenuhi kebutuhan kesehariannya.

Ia mengaku bermodalkan keyakinan dan kemauan.

“Saya memang tidak punya orang tua, tapi saya masih mempunyai Allah SWT,”ujarnya saat ditemui terkini.id beberapa waktu lalu.

Lanjut Uni begitu sapaanya mengatakan Masya Allah untuk semua perjuangan, usaha, kerja keras, dan doa. Alhamdulillah untuk pencapaian sampai di titik ini.

“Terima kasih untuk jiwa yang kuat selama ini. Wajah yang selalu tersenyum di balik banyaknya masalah yang datang, kaki yang selalu siap jalan kaki, dari ujung jalan A sampai ujung jalan Z. Terima kasih karena tidak pernah lelah,” ucapnya.

“Terima kasih Tuhan, Saya memang tak seberuntung mereka tapi saya beruntung diberi jiwa yang kuat dariMu,” sambungnya.

Di tanya soal langkahnya usai melanjutkan studi S1nya, Nurwahyuni Cole mengaku ingin melanjutkan pendidikan S2nya sambil bekerja. Namun, belum tahu apakah dirinya bisa menggapai semua mimpinya itu atau tidak. Ia juga mengaku akan berusaha sekuat mungkin untuk menggapai itu.

Alhasil, pasca viral sejumlah orang simpati padanya. Salah satunya datang dari Plt Direktur Utama Bank Sulselbar, Irmayanti Sultan.

Beberapa waktu lalu, Irmayanti Sultan mengundang Nurwahyuni Cole ke kantornya di jalan DR Sam Ratulangi Makassar.

Melalui akun Instagram pribadinya, @yanthisulthan, Yanti mengunggah foto kebersamaannya dengan Nurwahyuni disertai dengan caption yang begitu menggugah. Berikut isinya:

Ini adalah sosok inspiratif yang lagi viral, Nurwahyuni mahasiswi UIN yang bersimpuh di nisan kedua orangtuanya di momen kelulusannya (slide 4).

Meski masih sangat belia, Nurwahyuni adalah sosok yang sangat religius, tabah dan ikhlas dengan segala cobaan hidup, dan sangat mensyukuri sekecil apapun nikmat yang diberikan Allah juga tidak pernah menyalahkan siapapun untuk semua kesulitan hidupnya (yang suka ngeluh unfaedah harusnya merasa ditonjok).

Meskipun menerima beasiswa untuk siswi tidak mampu dari kampusnya UIN, tapi pastinya tetap tidak mencukupi untuk kebutuhan dasar sehari-hari.

Kadang Nurwahyuni kerja serabutan apapun untuk biaya makan sehari-hari. kalau tidak punya uang, Nurwahyuni ke kampus yang berjarak + 8 km jalan kaki pulang pergi dan kalau tidak punya uang jajan di kampus, Nurwahyuni berpuasa?

Melalui CSR bank Sulselbar, kami menawarkan beasiswa jika yang bersangkutan ingin lanjut kuliah, atau bekerja sebagai sebagai karyawan honorer untuk meningkatkan kapasitasnya dan membangun rasa percaya dirinya agar lebih mantap menatap masa depan yang lebih cerah sesuai amanah kedua orang tuanya sewaktu hidup.

Nurwahyuni memilih kerja dulu di bank Sulselbar agar tidak lagi pusing memikirkan biaya hidup sehari hari. Semoga Allah memudahkan langkah Nurwahyuni menggapai citanya. Amin ya Allah ?

Dan semoga akan menginspirasi banyak pihak untuk mengulurkan tangan kepada Nurwahyuni-Nurwahyuni lain di sekitar kita
dan utk my ‘partner in crime’ @echapanritalopi terima kasih utk effortnya mempertemukan kami, semoga berkah.

Rekomendasi

Mungkin Anda Suka

Beredar Kabar Sebut Abu Janda dalam Kondisi Koma, Ini Faktanya

Satgas Covid-19 Minta Destinasi Wisata Antisipasi Klaster Libur Panjang

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar