Sindir Mahfud MD, Rocky Gerung: Peristiwa Pemborgolan Petinggi KAMI Politis

Rocky Gerung
Rocky Gerung. (Foto: Islamico)

Terkini.id, Jakarta – Akademisi Rocky Gerung menanggapi soal sikap aparat kepolisian yang memborgol sejumlah petinggi Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) saat dihadapkan ke publik.

Rocky menilai peristiwa pemborgolan terhadap para petinggi KAMI tersebut yakni Syahganda Nainggolan, Anton Permana, dan Jumhur Hidayat saat jumpa pers di Bareskrim Polri sarat dengan muatan politis.

Hal itu disampaikan Rocky saat diwawancara Forum News Network yang disiarkan di kanal YouTube Rocky Gerung Official, Jumat, 16 Oktober 2020.

Menarik untuk Anda:

“Oh! Ini adalah persaingan politik. Peristiwa pemborgolan itu politis,” ujar Rocky Gerung.

Menurutnya, kesan politis dalam peristiwa pemborgolan itu terlihat dari pernyataan Menko Polhukam Mahfud MD yang mengaku telah mengetahui penyandang dana kerusuhan demo UU Cipta Kerja.

“Mahfud bilang dari awal mereka sudah tau pelakunya, karena itu dilaporkan ke Polisi. Kan Polisi melapor kepada Mahfud. Kan Mahfud sendiri mau itu dipamerkan,” ujar Rocky Gerung.

Ia pun menilai aparat kepolisian dalam peristiwa tersebut hanya menjalankan tugas mereka sebagai penegak hukum.

“Polisi itu adalah yang bekerja semata-mata secara positifistik. Artinya dia hanya melihat konstruksi perkara itu lalu ditempelkan kepada delik. Oleh itu dipasanglah borgol itu,” ungkap Rocky.

Pengamat politik ini menganggap pemborgolan terhadap para petinggi KAMI itu tidak sepantasnya dilakukan pemerintah.

Oleh karenanya, kata Rocky, Mahfud MD harusnya menegur pihak kepolisian terkait perlakuan tersebut.

“Mestinya, presiden atau paling minimal Pak Mahfud harus menegur dengan cara yang tersamar, atau fasilitas intelejen kepada polisi,” ujar Rocky Gerung.

“Borgol itu kan merendahkan orang. ‘Wah anda kriminal, makanya anda diborgol’. Memang itu prosedur. Tapi tadi saya terangkan, proses itu harus dikaitkan dengan peristiwa,” pungkasnya.

Rekomendasi

Mungkin Anda Suka

Beredar Postingan Foto Sebut Jokowi Sanggup Jadi Dokter, Ini Faktanya

Beredar Kabar Sebut Abu Janda dalam Kondisi Koma, Ini Faktanya

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar