Sosialisasi SEAAFSID 2020, Yayasan Intelegensia Indonesia Gelar Diskusi Penjaminan Mutu Perguruan Tinggi

Diskusi Penjaminan Mutu (Koleksi Makassar Terkini)

Tekini.id, Makassar – Institusi penyelenggara Southeast Asia Academic Forum on Suistanble Development 2020 (SEA-AFSID 2020) gencar melakukan sosialisasi.

Kali ini, STIM LPI bekerjasama Yayasan Intelegensia Indonesia menggelar Diskusi Penjaminan Mutu Perguruan Tinggi melalui aplikasi Zoom, Rabu, 22 Juli 2020.

Dalam kegiatan tersebut Ismail Suardi Wekke menyampaikan bahwa penjaminan mutu merupakan bagian utama dan justru pilar perguruan tinggi.

Menarik untuk Anda:

“Hanya saja mengurusi penjaminan mutu memerlukan keikhlasan seperti mengurus rumahibadah,” ujar Ismail yang juga dosen IAIN Sorong.

Selain itu, turut hadir pula Dr. Abdul Malik Iskandar selaku narasumber. Menurutnya, penjaminan mutu merupakan budaya bukan hajatan yang diperlukan saat mengisi borang.

“Olehnya, kita perlu melihat best practice yang dijalankan perguruan tinggi lain. Sehingga bisa diadaptasi sesuai dengan kebutuhan perguruan tinggi kita masing-masing,” lanjut Dr. Abdul Malik Iskandar yang juga direktur Yayasan Intelegensia Indonesia.

Sebagai tambahan informasi, Southeast Asia Academic Mobility (SEAAM) dan STIM LPI Makassar akan menggelar International Conference bertajuk Southeast Asia Academic Forum on Suistanble Development (SEA-AFSID) 2020 di Hotel Harper Makassar, 14-20 September 2020.

Kegiatan tersebut juga didukung oleh lintas perguruan tinggi, lembaga kemahasiswaan dan kemasyarakatan di Indonesia. Diantara mitra kolaborasi adalah Yayasan Intelegensia Indonesia.

SEAAM telah melaksanakan SEA-AFSID sejak 2017, dan pada perhelatan tahun ini merupakan pelaksanaan yang keempat. Sebelumnya dilaksanakan di Jambi (2017), Yogyakarta (2018), Sumatera Barat (2019). Adapun pelaksanaan 2020 akan dilaksanakan di Makassar.

Dr. Harifuddin Halim, moderator pada acara tersebut mengemukakan bahwa pelaksanaan diskusi dalam rangka menyamakan persepsi terkait penjaminan mutu.

“Yayasan Intelegensia Indonesia berkomitmen dalam diseminasi keilmuan. Sehingga dengan pelaksanaan SEA-AFSID mendatang sepenuhnya adalah bagian dari komitmen itu,” tutup Dr. Harifuddin Halim yang juga merupakan scientific committee SEAAM.

Rekomendasi

Mungkin Anda Suka

Gaddong Daeng Ngewa Menang Praperadilan Lawan Polda Sulsel, Kuasa Hukum Minta Kembalikan BB

Jepang Larang Penjualan Mobil Mesin Bensin, Alasannya?

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar