Syekh Ali Jaber Ditusuk, Ketua NU Said Aqil: Pelaku Harus Dihukum Berat

Said Aqil
Ketua Umum PBNU Said Aqil Siradj. (Foto: Semarang Inside)

Terkini.id, Jakarta – Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Said Aqil Siradj meminta kepada Kepolisian agar pelaku penusuk ulama Syekh Ali Jaber dihukum berat.

Pasalnya, kata Said Aqil, sanksi berat terhadap pelaku perlu dilakukan untuk memberikan efek jera terhadap masyarakat sehingga kejadian serupa tidak akan terulang.

“Harus mendapat sanksi yang berat supaya apa? Memberi pelajaran kepada yang lain. Supaya tidak terulang lagi,” kata Said Aqil kepada wartawan, Selasa, 15 September 2020.

Scroll ke Bawah untuk melanjutkan

Pihaknya juga menilai bahwa penusukan terhadap Syekh Ali Jaber tersebut merupakan tindakan yang biadab dan tidak bermoral.

Oleh karenanya, Said Aqil meminta kepada aparat penegak hukum untuk memberi sanksi seberat-beratnya terhadap pelaku.

“Atas nama apapun siapapun melakukan teror itu dilarang oleh agama Islam, apalagi kepada seorang mubaligh, seorang syekh apalagi siapapun, atas nama apapun,” tegasnya.

Sebelumnya, Polisi telah menangkap pelaku penusuk Syekh Ali Jaber yakni pemuda berinisial AA (24).

Pelaku pun telah ditetapkan sebagai tersangka. Ia terancam dijerat dua pasal berlapis akibat perbuatannya itu.

Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Awi Setiyono mengatakan, tersangka terancam dijerat dengan Pasal 351 ayat (2) KUHP dengan ancaman pidana penjara 2 tahun dan Pasal 2 ayat (1) UU Darurat 12/1951 dengan ancaman pidana penjara 1 tahun.

“Yang bersangkutan juga telah ditersangkakan kasus penganiayaan berat dan membawa senjata tajam tanpa hak. Sesuai Pasal 351 ayat (2) KUHP dengan ancaman pidana penjara 2 tahun dan Pasal 2 ayat (1) UU Darurat 12/1951 dengan ancaman pidana penjara 1 tahun,” ujar Awi di Mabes Polri, Jakarta, Senin, 14 September 2020.

Rekomendasi

Mungkin Anda Suka

Beredar Kabar Jutaan Pekerja Terancam Batal Terima Subsidi Gaji Rp 600 Ribu, Ini Faktanya

Dukung Pembelajaran Jarak Jauh, ATSI-Kemendikbud Teken Kerja Sama Bantuan Kuota Belajar

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar