Ustaz Tengku Diduga Ikut Sebar Meme Hoaks Terkait Syekh Ali Jaber

Terkini.id, Jakarta — Sebuah meme hoax yang menunjukkan komentar Jokowi terkait peristiwa penusukan Ulama Syekh Ali Jaber beredar di media sosial.

Meme tersebut menunjukkan Jokowi seolah mengganggap enteng peristiwa penusukan ulama.

Meme tersebut tersebar di media sosial, bahkan ikut disebarkan oleh Wakil Sekjen Majelis Ulama Indonesia (MUI) Ustaz Tengku Zulkarnain.

Menarik untuk Anda:

“Kemarin kok tidak ngomong yang sama: Tdk usah dibesar-besarkan penusukan Wiranto, itu kriminal biasa…” tulis postingan tersebut, yang diduga ditulis @Ustadtengkuzul. Capture postingannya pun banyak dibagikan, meski saat ini status itu sudah tidak ditemukan.

Postingan Hoaks

Meme hoaks tentang berita Syekh Ali Jaber tersebut mencatut media onoine Republika.co.id. Dalam meme hoaks itu dituliskan Presiden Jokowi memberikan komentar kasus Syekh Ali Jaber.

Kepala Republika Online Elba Damhuri mengatakan berita asli foto bergambar Presiden Jokowi itu adalah tentang tempat isolasi pasien covid-19. Jadi bukan berita penusukan Syekh Ali Jaber.

Berita aslinya, kata Elba, berjudul “Jokowi Instruksikan Tempat Isolasi Pasien Covid-19 Ditambah”.

Taicing berita asli berbunyi: Jumlah tempat isolasi kini semakin berkurang imbas dari jumlah kasus yang meningkat. Sementara pada meme hoaks yang mencatut Republika bernada provokatif, mengadu domba, dan tidak sesuai kaidah jurnalistik.

Meme hoaks itu sangat jelas ingin merusak reputasi Republika dan menciptakan suasana tidak kondusif. Elba menegaskan Republika mengedepankan prinsip jurnalistik secara ketat.

“Etika, moral, dan verifikasi menjadi pijakan utama Republika dalam kebijakan pemberitaannya,” kata Elba menegaskan, seprrti dikutip dari republika.com.

Rekomendasi

Mungkin Anda Suka

Psikolog UI: Suara Orang Terdekat Bisa Percepat Kesembuhan Pasien Covid-19

Gus Nur Dipolisikan Gegara Kaitkan NU dan PKI, Tim Pengacara FPI Turun Tangan

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar