Bahas P4GN, BNN dan Pemkot Palopo Gelar Pelatihan Lingkup BUMN dan Swasta

Bahas P4GN, BNN dan Pemkot Palopo Gelar Pelatihan Lingkup BUMN dan Swasta

Terkini.id, Palopo – Badan Narkotika Nasional (BBN) menggelar Workshop di lingkup BUMN dan Swasta dengan tema “peran lingkungan swasta dalam rangka melaksanakan P4GN”, di Ruang Pertemuan Wae Kan’Bass, Kota Palopo, Selasa 15 September 2020.

Jufri Mustafa mewakili kepala BNN Kota Palopo membacakan sambutan tertusi kepala BNN menyampaikan tema kali ini mengandung makna bahwa sinergitas merupakan langkah strategis dalam memerangi P4GN.

“Dengan sinergitas kita berharap semua elemen termasuk di Instansi BUMN dan Swasta dapat berpartisipasi dalam upaya pencegahan dan penyalahgunaan narkoba khususnya di lingkungan kerja masing-masing,” ujarnya.

Scroll ke Bawah untuk melanjutkan

Menurutnya, lenerapan saknsi hukum yang maksimal tidak membuat jera para mafia untuk berhenti mengedarkan narkoba ke Indonesia.

Hal itu, kata Jufri, dikarenakan lemahnya ketahanan masyarakat sehingga kondisi ini akan terus di manfaatkan oleh parah pelaku kejahatan narkoba untuk mengedarkan barang haramnya.

“Negara ini sudah menjadi surga bagi mafia jaringan Internasional untuk mengedarkan barang haramnya di buktikan dengan penangkapan kapal yang membawa narkotika sebanyak 1,6 ton di kepulauan riau,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa penyalahgunaan dan peredaran gelap Narkotika sudah menjadi ancaman serius bagi kehidupan bangsa Indonesia.

Sementara itu, mewakili Wali Kota Palopo Sekertaris Daerah Drs. Firmanzah DP. S.H., M.SI menyampaikan Pemerintah Kota Palopo sangat mengapresiasi workshop yang diadakan ini.

Mengenai Covid-19, Firmanzah selaku Sekda tak lupa memperingati para peserta untuk tetap mematuhi protokoler kesehatan

“Seperti yang kita ketahui di Kota Palopo Covid-19 sudah massif perkembangannya, sekarang kita sudah masuk di klaster keluarga, tetap jaga protokoler kesehhatan jangan smpai kita lalai,” kata Firmanzah.

Lanjutnya, persoalan narkotika di negara ini adalah persoalan yang sangat serius termasuk kejahatan yang sangat merugikan.

“Narkoba sangat menggiurkan karena keuntungannya sanagt besar apa lagi skrng kondisi perekonomian kita lagi terganggu,” ujarnya.

Firmanzah berharap dengan adanya workshop ini pemerintah, BUMN dan swasta bisa bersinergi bersama untuk menyingkirkan narkoba yang ada di Kota Palopo.

“Kami sangat mengharapkan supaya kita semua untuk bersinergi bersama menyingkirkan narkoba karena narkoba ini persoalan kita semua, ini menyangkut perkebangan anak kita di masa depan,” ucapnya.

Rekomendasi

Mungkin Anda Suka

BPK: Kota Palopo WTP Sejak 2017 dan IPM Terus Meningkat

Wali Kota Palopo Judas Amir Hadiri Kegiatan Pendampingan SAKIP

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar