Wali Kota Palopo Jemput Menteri Muhajir di Bandara Lagaligo

Wali Kota Palopo Judas Amir bersama Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK), Muhajir Effendy dan Wakil Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman

Terkini.id, Palopo – Wali Kota Palopo Judas Amir menjemput Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK), Muhajir Effendy di Bandar Udara Lagaligo Bua, Kabupaten Luwu, Kamis 30 Juli 2020.

Dengan menggunakan Pesawat NAM AIR, Menko PMK yang didampingi Wakil Gubernur Sulsel Andi Sudirman dan Wakapolda Sulsel Brigjen Pol Halim Pagarra bersama masing-masing rombongan tiba di Bandar Udara sekitar Pukul 18.55 WITA.

Usai menjemput, Wali Kota bersama Menteri PMK, Wagub Sulsel dan Wakapolda Sulsel melanjutkan perjalanan ke Palopo, dengan beberapa rangkaian kegiatan yakni salat berjamaah di Masjid Jami Palopo.

Scroll ke Bawah untuk melanjutkan

Usai shalat, dilanjutkan dengan makan malam bersama di Rujab Saokotae Palopo. Dan setelah makan, Menteri dan Wakapolda Sulsel bersama rombongan menuju ke Hotel Platinum Kota Palopo untuk menginap.

Saat penjemputan, tak hanya Wali Kota Palopo yang hadir tetapi hadir pula Bupati Luwu, Basmin Mattayang.

Dalam rombongan Wali Kota Palopo yang ikut menjemput Menteri yakni Kapolres Palopo, AKB. Alfian Nurnas, Kasdim 1403 SWg, Suparman, Sekretaris Daerah Kota Palopo, Drs. Firmanza DP, Kepala BPKAD Kota Palopo, dan Kabag Humas Kota Palopo, Wahyudin.

Untuk diketahui kedatangan Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK), Muhajir Effendy, di Palopo sebagai tempat transitnya, sebelum dirinya berangkat ke Masamba, Luwu Utara.

Muhajir dijadwalkan menjadi imam, sekaligus khatib, pada pelaksanaan salat Idul Adha, Jumat 31 Juli 2020, di Masamba, Luwu Utara.

Rekomendasi

Mungkin Anda Suka

Ketua TP PKK Palopo Ikuti Sosialisasi dan Pengarahan Protokol Kesehatan Kemendagri

Pemkot Palopo Gencar Sosialisasi Protokol Kesehatan dan Sweeping Masker

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar