Sejalan TP, NH-Aziz jadikan Parepare Pusat Perdagangan dan Pariwisata

NH kunjungi Parepare dalam rangka kampanye

Terkini.id, Parepare – Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sulsel, Nurdin Halid-Aziz Qahhar Mudzakkar (NH-Aziz) bertekad mengembalikan kejayaan Kota Parepare sebagai kota niaga. Tekad itu diutarakan NH saat melakukan kampanye tatap muka dan dialogis dengan masyarakat Parepare, Senin, 2 April 2018.

Di hadapan masyarakat dan didamping calon petahana Wali Kota Parepare, HM Taufan Pawe, NH mengenang masa kejayaan Parepare. Dulu, Parepare dikenal sebagai salah satu kota dagang dan ramai dikunjungi. Pelabuhan Parepare menjadi pintu keluar masuknya barang atau komoditas dari luar Sulawesi.

Sayangnya, kejayaan itu mulai terkikis seiring lambannya pembangunan infrastruktur khususnya wilayah pelabuhan. Itu bukan karena wali kota gagal, sebab wali kota memiliki keterbatasan dalam hal anggaran dan kebijakan. Makanya, perlu dukungan gubernur yang juga punya jaringan nasional untuk mengembalikan kejayaan Parepare.

Menarik untuk Anda:

NH memastikan bila kelak ditakdirkan memimpin Sulsel, maka Parepare akan dibangun kembali sebagai kota niaga, kota industri dan kawasan wisata. “Saya akan mengembalikan kejayaan parepare sebagai kota niaga, sebagai Kota Bandar Madani. Pintu perdagangan Indonesia Timur sekaligus kawasan wisata,” tegas NH.

Untuk mewujudkannya, NH mewujudkan memang butuh pemimpin yang punya ketegasan dan jaringan kuat di tingkat nasional dan internasional. Di samping itu, harus ada sinergi antara pemerintah di setiap tingkatan.

“Itu hanya bisa dilakukan oleh gubernur yang punya banyak teman. Dekat dengan menteri dekat, dengan presiden dan bersinergi dengan walikota. Dan itu hanya ada pada NH-Aziz,” pungkas Wakil Presiden Koperasi Asia Pasifik ini.

Rekomendasi

Mungkin Anda Suka

Pendukung Siap Jemput Kemenangan Anir-Lutfi

Terbukti Paling Riil Pengendalian Covid-19, Perawat Non ASN All Out Pilih Appi-Rahman

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar