Walhi Sulsel Ingatkan Ada Pengusaha Tambang Dibalik Calon Wali Kota Makassar

Staf Departemen Advokasi Walhi Sulsel, Muhaimin Arsenio
Staf Departemen Advokasi Walhi Sulsel, Muhaimin Arsenio
Terkini.id, Makassar – Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) Daerah Sulawesi Selatan mengingatkan kepada masyarakat bahwa ada pengusaha tambang dibalik calon Wali Kota Makassar.
 
Kali ini, Organisasi lingkungan hidup terbesar di Sulawesi Selatan ini menemukan ada keterlibatan langsung maupun tidak langsung pengusaha tambang pada Pilwalkot 2020. 
 
Staf Departemen Advokasi Walhi Sulsel, Muhaimin Arsenio, mengaku telah menemukan dua kandidat pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar yang memiliki afiliasi langsung maupun tidak langsung dengan para pengusaha tambang yang juga selama ini berkonflik dengan masyarakat. 
 
Menurutnya, kondisi ini sangat berbahaya bagi masyararakat dan Lingkungan Hidup ke depannya, terkhusus di Kota Makassar.
 
“Temuan sementara kami, ada satu kandidat calon Wali Kota Makassar yang berafiliasi langsung dengan pemilik perusahaan tambang, namun ada juga satu kandidat yang berafilisasi secara tidak langsung dengan perusahaan tambang. Untuk lebih jelasnya, kami akan sampaikan ke publik bila kajian kami telah selesai,” kata Muhaimin, Senin, 19 Oktober 2020.
 
Muhaimin mengatakan, semua perusahaan tambang tersebut beroperasi di Sulawesi Selatan dan berhubungan erat dengan proyek infrastruktur di Sulawesi Selatan. 
 
Lebih jauh, ia menjelaskan jenis komoditas usaha perusahaan tambang tersebut ialah mineral non logam yang merupakan material utama proyek infrastruktur. 
 
Pengusaha tambang tersebut, kata dia, sangat berkepentingan untuk memenangkan calon wali kota usungannya agar dapat menguasai proyek infrastruktur di Kota Makassar.  
 
“Perusahaan-perusahaan tambang yang kini berkepentingan untuk memenangkan calon wali kotanya masing-masing. Tentu memiliki kepentingan ekonomi jangka panjang, terkhusus untuk 5 tahun ke depan. Salah satunya menguasai pasar dan proyek infrastruktur di Kota Makassar,” ungkapnya.
 
Ia mengaku sangsi bila pengusaha tersebut  mengusung kandidat untuk memperbaiki kualitas hidup masyarakat di Kota Makassar. 
 
Selain itu, Muhaimin menjelaskan, saat ini, pihaknya terus melakukan kajian khusus terkait dengan keterlibatan perusahaan tambang dalam pemilihan calon Wali kota Makassar. 
 
Ia menegaskan, pihaknya berkepentingan agar warga Makassar tidak memilih calon wali kota yang memiliki tujuan ganda, yang disponsori oleh perusahaan tambang yang telah merusak Lingkungan Hidup dan memiskinkan rakyat. 
 
“Ini salah satu mandat WALHI Sulsel yakni mengkampanyekan politik hijau kapada publik. Selain itu, saya kira telah lama disampaikan oleh Direktur WALHI Sulsel sebelumnya bahwa Walhi Sulsel akan melibatkan diri dalam pilkada maupun Pilwalkot untuk mengajak rakyat memilih calon yang berpihak pada rakyat dan Lingkungan Hidup,” ungkapnya.
 
“Bukan calon yang membawa kepentingan perusahaan, apalagi yang selama ini melakukan aktivitas destruktif dan berkepentingan menguasai proyek pembangunan (infrastruktur),” pungkas Muhaimin.
 
 

Rekomendasi

Mungkin Anda Suka

Amankan Suara SS-AK, Warga Palanro Siapkan Tim Relawan Awasi Kecurangan

Appi dan Solihin JK Golf Bersama 200 Golfer

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar