Terkini, Palu — SMA Al Azhar Mandiri Palu melibatkan puluhan siswa untuk menjaga kebersihan lingkungan di sekitar lokasi pelaksanaan Haul ke-58 Sayyid Idrus bin Salim Aljufri atau yang dikenal sebagai Guru Tua, di Kompleks Alkhairaat, Kota Palu, Rabu (1/4/2026).
Sebanyak 65 siswa diturunkan langsung untuk melakukan aksi bersih-bersih di area kegiatan haul yang dihadiri ribuan jemaah dari berbagai daerah.
Kegiatan tersebut merupakan bentuk partisipasi aktif pihak sekolah dalam mendukung kelancaran pelaksanaan haul sekaligus menumbuhkan kepedulian sosial dan lingkungan kepada para pelajar.
Berdasarkan pantauan di lokasi, para siswa memungut sampah berupa sisa makanan, botol minuman, gelas plastik, dan berbagai jenis sampah lainnya yang ditinggalkan jemaah di sekitar area kegiatan.
Para siswa bekerja secara berkelompok dengan membawa kantong plastik besar sambil menyisir jalan dan area sekitar pusat kegiatan haul.
Kegiatan tersebut dilakukan di bawah pengawasan Tim Kesiswaan SMA Al Azhar Mandiri Palu guna memastikan kegiatan berjalan tertib dan aman.
Kepala SMA Al Azhar Mandiri Palu, Arafat, S.IP, mengatakan bahwa kegiatan bersih-bersih saat Haul Guru Tua merupakan agenda rutin sekolah setiap tahun sebagai bentuk pengabdian sekaligus pendidikan karakter bagi siswa.
“Kegiatan ini rutin kami lakukan setiap tahun sebagai bentuk partisipasi sekolah dalam menyukseskan pelaksanaan haul. Selain itu, ini juga menjadi sarana pendidikan karakter bagi siswa agar memiliki kepedulian sosial dan kepedulian terhadap lingkungan,” ujar Arafat.
Menurutnya, keterlibatan siswa dalam kegiatan sosial kemasyarakatan seperti ini merupakan bagian dari proses pendidikan di luar kelas yang bertujuan membentuk karakter, tanggung jawab, serta semangat gotong royong di kalangan pelajar.
Ia menambahkan, kegiatan tersebut juga menjadi bentuk penghormatan kepada Guru Tua, ulama besar pendiri Alkhairaat yang dikenal atas kontribusinya dalam pengembangan pendidikan Islam, khususnya di Sulawesi Tengah dan kawasan Indonesia Timur.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin menanamkan kepada siswa bahwa Haul Guru Tua bukan hanya kegiatan seremonial, tetapi juga momentum mengambil hikmah dari perjuangan beliau, termasuk nilai kebersihan, kedisiplinan, dan kepedulian terhadap sesama,” tambahnya.














