Terkini, Ruteng – Christian AD Rettob, yang akrab disapa Delvis Rettob, dari PMKRI Cabang Ambon resmi terpilih sebagai Ketua Presidium Pengurus Pusat Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PP PMKRI) Santo Thomas Aquinas Periode 2026–2028.
Delvis terpilih melalui Kongres XXXIV dan Majelis Permusyawaratan Anggota (MPA) XXXIII PMKRI yang berlangsung di Kota Ruteng, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur.
Kongres yang dimulai pada 19 Juli 2026 itu berhasil menuntaskan seluruh agenda organisasi, termasuk pemilihan Ketua Presidium yang baru.
Proses pemilihan berlangsung secara demokratis, tertib, dan diikuti sembilan kandidat yang memperebutkan dukungan dari 87 cabang PMKRI di seluruh Indonesia.
Pada putaran pertama, Delvis Rettob unggul dengan memperoleh 43 suara. Sementara itu, kandidat dari PMKRI Cabang Malang, Exen, menempati posisi kedua dengan raihan 14 suara sehingga berhak melaju ke putaran kedua.
Namun, sebelum pemungutan suara putaran kedua dilaksanakan, Exen memutuskan untuk tidak melanjutkan ke tahap berikutnya. Dengan kondisi tersebut, pimpinan sidang menetapkan Christian AD Rettob sebagai Ketua Presidium Pengurus Pusat PMKRI Periode 2026–2028 sesuai mekanisme organisasi yang berlaku.
Terpilihnya Delvis Rettob menandai berakhirnya rangkaian Kongres XXXIV PMKRI yang berlangsung selama beberapa hari di Ruteng.
Kepemimpinan baru ini diharapkan mampu memperkuat konsolidasi organisasi serta melanjutkan pengabdian PMKRI dalam pengembangan sumber daya kader, peningkatan kualitas intelektual, dan kontribusi nyata bagi Gereja, bangsa, dan negara.
Dalam sambutannya usai ditetapkan sebagai Ketua Presidium PP PMKRI, Christian AD Rettob menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta kongres atas kepercayaan yang diberikan.
Ia mengajak seluruh kader PMKRI untuk kembali bersatu membangun organisasi secara kolektif demi mewujudkan PMKRI yang semakin berintegritas, kompeten, dan berkarya bagi Gereja serta Indonesia.
"Mari kita bergandengan tangan, mengakhiri seluruh dinamika kontestasi, dan bersama-sama membangun PMKRI yang lebih kuat, progresif, serta tetap setia pada semangat Pro Ecclesia et Patria," ujar Christian AD Rettob.














