Desak Mbak You Ditangkap, Nikita Mirzani: Mendingan Lo Ramal Orang di Penjara Lebih Berfaedah

Terkini.id, Jakarta - Artis sensasional, Nikita Mirzani mengaku kesal dengan ramalan Mbak You yang menyebut pada tahun 2021 ini akan terjadi pergantian presiden di Indonesia hingga kerusuhan massal.

Nikita Mirzani pun menumpahkan kekesalannya itu dengan menuliskan komentarnya di postingan Instagram yang dibagikan Mbak You.

Lewat komentarnya tersebut, Senin 18 Januari 2021, bintang film Comic 8 itu mendesak agar Mbak You segera ditangkap dan dipenjara.

"Penjarakan ini orang. Semoga laporan masyarakat cepat diproses, supaya elo dipenjara," tulis Nikita Mirzani di kolom komentar postingan Mbak You.

Ia pun mengungkapkan, lebih baik wanita peramal tersebut meramal orang-orang yang ada di penjara. Menurutnya, hal itu lebih berfaedah.

"Mendingan lo ngeramal orang-orang yang ada di penjara deh tuh, lebih berfaedah," ujar Nikita Mirzani.

Sebelumnya, Nikita Mirzani mengomentari soal ramalan Mbak You yang meramal adanya penjarahan dan pergantian presiden di tahun 2020 yang saat ini masih dijabat Jokowi.

Lewat unggahan di Instagram Story Nikitamirzanimawardi_172, Jumat 15 Januari 2021, Nikita Mirzani menyebut ramalan Mbak You itu sebagai bentuk tindakan provokasi.

Ia pun meminta kepada aparat kepolisian untuk menangkap wanita berusia 34 tahun tersebut.

"Pak Polisi, ini enggak mau ditangkap aja ini perempuan? Provokasi mulu," tulis Nikita Mirzani.

Diketahui, sosok Mbak You juga sempat menjadi sorotan publik lantaran meramal kecelakaan pesawat yang akan terjadi di 2021.

Ramalannya itu pun dinilai terwujud usai terjadinya kecelakaan pesawat Sriwijaya Air SJ182 di Kepulauan Seribu beberapa waktu lalu.

Setelah itu, beredar lagi video yang memperlihatkan Mbak You meramal soal penjarahan dan pergantian presiden yang nantinya akan terjadi di 2021 ini.

Mbak You sendiri telah mengklarifikasi ramalannya soal penjarahan dan pergantian presiden tersebut.

Lewat video klarifikasinya di kanal Youtube Mbak You, ia mengungkapkan bahwa ramalannya soal pergantian presiden tersebut bukan terjadi di tahun 2021 ini.

"Saya tegaskan lagi, saya klarifikasi lagi, kemarin ada pertanyaan media ke saya. Bukan seperti itu maksud saya. Di situ saya punya prescon bisa dilihat. Maksud saya, pergantian presiden nanti itu memang presidennya bukan yang sekarang akan ganti presiden baru di jajaran kabinet. Dan bukan 2021 ini. Cuman memang secara politik memanas, iya. Tapi tidak ada pergantian presiden di 2021," ujarnya.

Sumber: Makassar Terkini