Yahya Waloni Sering Tuai Kontroversi, Ketua MUI : Ia Tak Banyak Tahu Tentang Islam

Terkini.id, Jakarta - Yahya Waloni akhir-akhir ini kerap dibicarakan publik akibat banyak isi ceramahnya yang dinilai kontoversial. 

Yahya Waloni dengan dakwah-dakwah yang sering dilakukannya dianggap sangat meresahkan publik.

Yahya Waloni dalam video ceramahnya yang diunggah dalam kanal YouTube Hadist TV mengungkapkan ia sengaja menabrak anjing.

"Kecamatan Kemuning namanya. Ada macam-macam agama di situ. Ada beberapa biji gereja. Dibikin di situ Lapo Situmorang, lapo-lapo segala macam lapo-lapo," katanya dalam video berdurasi kurang lebih 18 menit.

Selain itu, ia juga pernah membahas tentang orang miskin dilarang masuk Islam, dan soal makan gaji dari YouTube hingga mendoakan Presiden RI ke-5, Megawati meninggal.

Cuitan Ketua MUI, Cholil Nafis. (ist)

Diketahui bahwa Yahya Waloni adalah mantan pendeta yang baru saja masuk Islam atau bisa disebut seorang mualaf.

Karena sering menjadi perbincangan, akhirnya Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia, Cholil Nafis mengemukakan pendapatnya mengenai Yahya Waloni.

Melalui akun Twitter pribadinya, @cholilnafis ia menuliskan bahwa ada baiknya Yahya Waloni belajar lebih dalam lagi perihal Islam.

"Mualaf harusnya belajar dulu jangan buru-buru jadi ustaz. Masyarakat pun hendaknya cari penceramah yang bisa ngaji dan berilmu. Ini perlu dibina dibimbing, kecuali kalau tak mau ya," tulisnya pada Rabu, 17 Februari 2021.

Tak hanya itu, Cholil juga menyinggung sebaiknya seorang mualaf tidak boleh menjelekkan nama agama.

Cholil juga menyinggung perihal hewan anjing di mata Islam.

"Mualaf itu tak boleh menjelekan agama sebelumnya, tak boleh membenci mahkluk Allah meskipun anjing," lanjutnya.

Ia juga menyarankan sebaiknya sebagai seorang pendakwah, Yahya Waloni sudah sepatutnya tidak menyampaikan apa yang belum ia ketahui pasti. Terlebih, ia baru saja masuk Islam.

"Saya pernah komentar tentang mualaf, bahwa ia orang yang baru masuk Islam sehingga tak banyak tahu tentang Islam. Sampaikan soal mengapa ia memilih Islam tapi jangan ceramah ajaran Islam yang tak dia ketahui," ujar Cholil.

Sumber: Makassar Terkini