Jika FPI Perjuangan Dibolehkan, PKPI: Maka PKI Perjuangan Juga Boleh

Terkini.id, Jakarta - Dewan Pakar PKPI, Teddy Gusnaidi mengomentari soal dua organisasi terlarang di Indonesia yakni Front Pembela Islam (FPI) dan Partai Komunis Indonesia atau PKI.

Lewat cuitannya di Twitter, Senin 22 Februari 2021, politisi Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) tersebut menilai apabila FPI Perjuangan keberadaannya dibolehkan di Indonesia maka PKI Perjuangan juga dibolehkan.

"Kalau FPI Perjuangan dibolehkan, maka PKI Perjuangan dibolehkan juga," cuit Teddy Gusnaidi.

Hal itu, menurut Teddy, lantaran sesama organisasi yang 'diharamkan' keberadaannya di Indonesia tidak boleh ada yang didiskriminasi.

"Sesama yang diharamkan, gak boleh ada diskriminasi," ungkapnya.

Diketahui, Pemerintah melalui Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD secara resmi membubarkan organisasi Front Pembela Islam (FPI) pada Desember 2020 lalu.

Dengan begitu, segala kegiatan yang dilakukan oleh Ormas pimpinan Habib Rizieq Shihab itu pun dilarang.

Sementara PKI, resmi dibubarkan oleh Letjen Soeharto usai mengklaim menerima mandat Surat Perintah Sebelas Maret atau Supersemar.

Oleh Presiden RI ke-2 tersebut, PKI dibubarkan pada Sabtu, 12 Maret 1966, lewat keputusan Nomor 1/3/1966.

Pembubaran partai komunis itu merupakan buntut kasus sebelumnya dimana PKI diklaim sebagai pelaku pembunuhan para jenderal pada 1965 atau dikenal dengan Gerakan 30 September.

Sumber: Makassar Terkini