Sebut Yesus Nabi Gagal, Yahya Waloni: Hanya Muhammad yang Berhasil

Terkini.id, Jakarta - Pendakwah kontroversial, Ustaz Yahya Waloni kembali menyinggung soal nabi umat Kristen yakni Isa Almasih atau dalam sebutan agama Nasrani Yesus Kristus.

Yahya Waloni mengungkapkan, dari ratusan ribu nabi di dunia yang berhasil membimbing umat manusia hanya nabi umat Islam yakni Muhammad SAW sementara nabi-nabi lainnya menurutnya gagal termasuk Yesus Kristus.

Hal itu disampaikan Ustaz Yahya Waloni lewat video ceramahnya yang tayang di kanal Youtube Termometer Islam, seperti dilihat pada Selasa 23 Februari 2021.

Dalam tayangan video ceramahnya tersebut, Yahya awalnya menyinggung soal agama Yahudi. Menurutnya, Yahudi saat ini lain dari agama Yahudi Israel yang dulu.

"Silsilah agama Yahudi yang sampai saat ini lain dengan agama Yahudi yang dulu, Israel yang dulu. Israel yang dulu itu adalah agama Tauhid," kata Yahya Waloni.

Selanjutnya, ia mengungkapkan dari ratusan ribu jumlah nabi hanya satu yang berhasil menuntun manusia ke jalan yang lurus yakni Nabi Muhammad SAW.

"Dari 123.999 nabi gagal menuntun manusia ke jalan yang lurus ke jalan agama yang Tauhid. Hanya satu yang berhasil, nabi kita Muhammad SAW," tegasnya.

Adapun dari ratusan ribu nabi yang gagal tersebut, kata Yahya Waloni, nabi yang terakhir gagal menuntun manusia yakni Yesus Kristus.

"Nabi yang terakhir gagal itu dari 123.999 nabi bernama Yesuah Amasiah atau Isa Almasih dalam bahasa kristennya Yesus Kristus," ungkapnya.

Sebelumnya, Ustaz Yahya Waloni dalam isi ceramahnya juga menyinggung Yesus yang dalam kitab umat Nasrani disebut wafat di tiang salib.

Terkait hal tersebut, Yahya Waloni membeberkan sejumlah pendapat peneliti yang menyebut bahwa Yesus sebenarnya tidak mati di tiang salib.

Pendapat peneliti tersebut disampaikan Ustaz Yahya Waloni lewat sebuah video ceramahnya yang juga tayang di kanal Youtube Termometer Islam.

Dalam video berjudul 'Kitab Kristen Banyak yang Kosong Karena Nabinya Terlalu Sering Mudik' tersebut, Yahya mengatakan sejumlah peneliti naskah laut mati seperti Doktor Sudarmo dan James Kreines dalam penelitiannya mengatakan bahwa Yesus tidak mati disalib.

"Doktor Sudarmo, James Kreines bahkan Barbar Kirings, peneliti naskah laut mati dia bilang apa, 20 tahun meneliti mengadakan observasi tentang naskah laut mati dan dihujat oleh umat Kristen Australia, dia mengatakan Yesus tidak mati di tiang salib," ujar Yahya Waloni.

Ia pun lantas mengutarakan pendapatnya secara logika. Menurut Yahya, di dalam keterangan kitab Bibel Yesus disebut mati tersalib kemudian tanah terbelah dua dan akhirnya orang mati bangkit kembali.

"Logikanya sederhana, di dalam keterangan Bibel waktu Yesus katanya tersalib, tanah terbelah dua, orang mati bangkit kembali," tuturnya.

Yahya Waloni pun kemudian mempertanyakan dalam bukunya yang ia tulis bahwa ketika Yesus atau orang mati bangkit apakah dia pulang kampung atau kembali tidur dalam kubur.

"Saya tulis dalam buku ini, waktu dia bangkit nih orang mati apakah pulang kampung atau bobok (tidur) lagi di kubur," ujarnya.

Sumber: Makassar Terkini