Terkait Perbaikan Buku Ajaran Islam, Tengku Zul pada Persatuan Gereja: Anda Offside, Mundur

Terkini.id, Jakarta – Tengku Zulkarnain kembali menanggapi terkait keputusan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas yang memerintahkan jajarannya untuk mengkaji ulang buku ajar agama Islam setelah disurati oleh Persatuan Gereja-Gereja Indonesia (PGI). Tengku Zul berpesan, baik kepada PGI mau pun Menag bahwa buku ajar Islam sejatinya tidak perlu dipersoalkan sebab pandangan antar-agama memang berbeda.

“Pelajaran agama Islam dan pandangan-pandangan Islam yang disusun oleh para penulis-penulis Islam tentang Kitab Taurat, Kitab Injil, Nabi Musa, Nabi Isa, kenabian Nabi Isa, dan sebagainya, itu sudah ditulis berdasarkan Alquran dan Sunnah,” ujar Tengku Zul melalui video yang ia unggah di kanal youtube-nya pada Selasa, 2 Maret 2021.

Menurutnya, permintaan PGI untuk memperbaiki materi ajar agama Islam tersebut sudah keluar garis.

“Kalau ini terjadi, PGI minta direvisi agar pandangan tentang Taurat, Injil, dan Nabi Isa, dan lain-lain harus sama antara pandangan Kristen dan pandangan Islam, maka ini adalah suatu perbuatan melompat pagar,” ujar Tengku Zul.

“PGI, jangan melompat pagar, Anda offside kalau begitu,” tegasnya.

Tengku Zul juga menyampaikan bahwa pihaknya sebagai umat Islam tidak pernah meminta agar buku-buku ajar Kristen tentang Islam direvisi.

“Kami juga nggak pernah minta supaya buku-buku pelajaran umat Kristen yang membicarakan tentang Islam direvisi,” ucap Tengku Zul.

“Kami tidak ngotot minta pelajaran agama Islam yang ada di pandangan Kristen bahwa Islam agama terakhir yang menyempurnakan Taurat, Zabur, Injil, dan Alquran menyempurnakan ketiga kitab tersebut,” lanjutnya.

Tengku Zul juga menyampaikan kritikannya kepada Menag yang ia anggap terburu-buru mengambil keputusan atas surat dari PGI tanpa berkonsultasi dengan para ulama.

“Aneh sekali tiba-tiba Menteri Agama tanpa konsultasi dengan para ulama, dengan Majelis Ulama Indonesia, dengan Nahdatul Ulama, dengan Muhammadiyah, dengan Mathla’ul Anwar, dan NU tiba-tiba sudah memerintahkan langsung supaya dibuat tim, kemudian direvisi, diperbaiki, kemudian disampaikan Kemendikbud. Bahaya ini seperti ini,”

Tengku Zul lalu meminta kepada PGI untuk mundur dan menekankan sekali lagi bahwa mereka sudah keluar garis.

“Saya dengan tegas mengatakan kali ini Persatuan Gereja-Gereja Indonesia, PGI telah offside. Dan kita harus semprit. Priit! Anda offside, mundur. Kembali keadaan seperti semual. Tidak perlu ada revisi pemahaman Islam tentang Kristen dan pemahaman Islam tentang Yahudi.