Sindir Soal Celana Cingkrang, Eko Kuntadhi Disebut Mengolok Hadis

Terkini.id, Jakarta – Eko Kuntadhi disebut mengolok-olok hadis setelah mengeluarkan sindiran soal celana cingkrang. Hal ini berawal ketika Eko menanggapi sebuah poster yang dibuat oleh instagram @mukmin_sunnah.

“Ada neraka di celanamu,” demikian tertulis dalam poster tersebut yang diunggah ulang oleh Eko di akun twitter-nya, @eko_kutadhi pada Jumat, 5 Maret 2021.

Di bawah tulisan tersebut juga terdapat sebuah hadis terkait celana yang disebut diriwayatkan oleh Bukhari.

“Kain (celana) yang berada di bawah mata kaki itu berada di neraka,” demikian bunyi hadisnya.

Eko lalu merespons dengan sindiran bernada candaan bahwa jika ingin jauh dari neraka, maka tidak usah memakai celana

“Surga ada di bawah telapak kaki ibu. Kalau neraka adanya di celana. Jika kamu mau jauh dari neraka, nggak usah pakai celana,” tulis Eko.

Sontak, pernyataan Eko mendapat teguran dari warganet yang menilai ia mencela dan mengolok hadis sohih.

“Yang di pic hadis sohih, Mas, Jangan cela hadisnya,” balas @yudianto99.

Eko lalu menjelaskan bahwa ia tidak bermaksud mengolok hadis tersebut, melainkan menyoroti terkait orang yang menyombongkan diri dengan memanjangkan pakaiannya.

Menurutnya, memakai celana cingkrang untuk menyombongkan diri itu sama saja buruknya.

“Konteksnya bukan itu. Tapi orang yang menyombongkan dengan memanjangkan pakaiannya. Kalau pakai celana cingkrang untuk menyombongkan diri, ya sama aja,” balas Eko.

Namun, penjelasan dari Eko tersebut tidak diterima oleh beberapa warganet.

“Waduh, Anda sudah mengolok-olok hadis bro @eko_kuntadhi. Artinya, Anda sudah menghina Rosululloh SAW. Coba minta klarifikasinya dan sekaligus saya ingin tahu tentang keilmuan agama sampean,” balas @Muslimjawa1.

Ada pula yang mengingatkan Eko agar mengurus keimanan masing-masing saja demi menghindari pertentangan.

“Lebih baik menjauhi urusan/perdebatan yang menjurus ke pertentangan sesama pemeluk agama. Agam itu keimanan (percaya). Terserah keimanan masing-masing, nggak usah komentar terhadap keimanan orang lain. Kecuali dia memaksakan keimanannya tersebut kepada orang lain. Salam damai,” tulis @lukethewiseman.