Fiersa Besari Sindir Jokowi: Izin Resepsi Masyarakat Dipersulit Tapi Pernikahan Seleb Dihadiri Pemimpin Negara

Terkini.id, Jakarta - Acara resepsi pernikahan  yang mewah antara Atta Halilintar dengan Aurel Hermansyah, ikut mendapat sorotan dari penulis dan musikus Fiersa Besari.

Cuitan Fiersa Besari tersebut bahkan mendapat respons dari Mantan Menteri Perikanan dan Kelautan, Susi Pudjiastuti. Ibu Susi membalas cuitan tersebut dengan emoticon.

Fiersa menyindir acara pernikahan yang digelar oleh putri artis Anang Hermansyah tersebut dengan youtuber Indonesia Atta Halilintar.

Menurut dia, acara pernikahan yang  dihadiri langsung Presiden Joko Widodo dan istrinya itu menunjukkan sebuah paradoks yang terjadi di negeri ini.

Hal itu lantaran kalangan masyarakat masih dipersulit untuk menggelar resepsi pernikahan.

Bukan cuma itu, Fiersa juga menyinggung contoh lain yang paradoks, seperti mudik yang dilarang. Tapi di sisi lain, pemerintah membuka destinasi pariwisata secara serentak.

"Banyak paradoks di negeri ini. Mudik dilarang, tapi destinasi wisata buka serempak. Penutupan jalan raya, tapi malah macet di sana-sini. 

Izin resepsi masyarakat dipersulit, tapi pernikahan seleb dihadiri langsung oleh pemimpin negara.

Ah, tapi saya tahu apa. Cuma rakyat jelata," tulis Fiersa di media sosialnya.

Seperti diketahui, Presiden Jokowi bersama istrinya, Iriana Joko Widodo menghadiri resepsi acara pernikahan Atta Halilintar dengan Aurel Hermansyah yang digelar di Hotel Raffles, Kuningan, Jakarta Selatan, Sabtu 3 April 2021.

Tidak cuma hadir, Jokowi juga menjadi saksi pernikahan tersebut.

Sebaiknya Tidak Hadir

Bukan cuma Fiersa Besari, advokat Indonesia yang juga ketua Partai Pandai, Farhat Abbas juga menyindir resepsi tersebut.

Menurut Farhat, seharusnya Jokowi tidak menghadiri acara berbau bisnis alias berbayar atau mendapat endorse tersebut.

"Suana pernikahan terasa HUT RI, saran buat Presiden @jokowi @bamsoetpedia @prabowo dalam perayaan acara yg sifatnya berbau bisnis alias berbayar/beriklan/Live, sebaiknya pejabat negara tidak hadir sebagai pendukung acara tersebut, karena agak mengganggu konstitusional dan kenegarawanan lain halnya kalo hanya acara biasa atau rakyat biasa. Maaf Dr Farhat Abbas - Ketum PANDAI," tulis akun instagram Farhat Abbas.