Jokowi Disebut Takut pada FPI dan HTI, Yusuf Muhammad: Jangan Samakan dengan Pepo

Terkini.id, Jakarta - Yusuf Muhammad, pegiat media sosial, menyinggung soal orang-orang yang mengatakan bahwa Presiden Joko Widodo (Jokowi) takut pada ormas Front Pembela Islam (FPI) dan Hizbut Tahrir Indonesia (HTI).

Yusuf Muhammad menyindir bahwa Presiden Jokowi tidak boleh disamakan dengan 'Pepo' sebab menurutnya mereka beda kelas.

Pernyataannya itu dapat dilihat dalam video berjudul 'Yusuf Muhammad: Membongkar Jejak Hitam Munar Boy' yang diunggah pada Kamis, 29 April 2021 oleh 2045 TV.

Dalam video itu, Yusuf Muhammad awalnya membahas rekam jejak mantan Sekretaris FPI,  Munarman dalam melakukan tindak kekerasan ataupun menyebabkan keributan.

"Yang pertama, Munarman ini pernah terkibat terkait kasus perampasan kunfi kontak sopir taksi. Pada bukan September 2007, Munarman ini pernah ditahan di Polsek Limo Depok dan me jadi tersangka perampasan kunci kontak, SIM, dan STNK sopir taksi Bluebird," ungkapnya.

Kedua, kata Yusud Muhammad, Munarman pernah membuat keributan dengan membunyikan klakson berkali-kali di tengah kemacetan sehingga memancing kemarahan pengendara lain.

Ketiga, Munarman pernah ditahan selama 18 bulan atas insiden penyerangan massa FPI di Monas terhadap Ahmadiyah.

Keempat, Munarman pernah menyiram muka sosiolog UI, Thamrin Amagola dengan segelas air teh karena bersilang pendapat saat tampil dalam sebuah acara live yang ditayangkan tvOne pada  28 Juni 2013.

"Nah, kemudian yang terakhir, ini terkait kasus Munarman yang menghadiri acara baiat gerombolan kadrun di Makassar pada tahun 2015 lalu," ungkapnya.

Seperti diketahui, Munarman telah ditangkap oleh Densus 88 atas dugaan terlibat baiat yang ia lakukan di beberapa daerah.

Yusuf Muhammad lalu mengatakan bahwa masih banyak kasus-kasus Munarman yang lainnya.

Namun, ia mengakhiri bahasannya dengan menegaskan, Presiden Jokowi telah menunjukkan bahwa ia bekerja tanpa beban dengan memberantas para 'kadrun' satu per satu.

"Asal tahu saja sih, ini saya dapat info dari A1, ya sebenarnya dulu ini Pak Jokowi mau menyikat habis HTI dan FPI secara bersamaan. Tapu disarankan oleh oeang dekat beliau saat itu, sebaiknya kelompok mereka ini dihabisi satu per satu saja, jangan sekaligus," katanya.

Alifurrahman lantas menyinggung pendukung Jokowi yang mengatakan bahwa Presiden takut pada FPI dan HTI.

"Ya, jangan samakanlah Jokowi dengan Pepo. Ya beda kelas lah bos, beda jauh bos!" tegasnya.