UAS Sebut Haram Masuk Tempat Ibadah Agama Lain: Ada Patung Berhala di Dalam!

Terkini.id, Jakarta - Ustadz Abdul Somad (UAS) menjelaskan bahwa haram hukumnya seorang muslim memasuki tempat ibadah agama lain.

Menurut UAS, bahkan Nabi Muhammad pun enggan memasuki tempat ibadah agama lain.

Hal ini dikarenakan menurut UAS, dalam tempat ibadah agama lain terdapat patung berhala.

"Haram hukumnya masuk ke rumah Ibadah orang lain. Haram! Karena Nabi tak mau masuk ke dalam tempat Ibadah, jika di dalam itu ada patung berhala," ujar UAS dikutip dari Insertlive oleh terkini.id, Selasa 4 Mei 2021.

UAS kemudian menjelaskan bahwa dalam Mazhab Syafi'i, memasuki tempat ibadah agama lain hukumnya haram karena terdapat berhala di dalamnya.

"Maka dalam Islam, mazhab Syafi'i mengharamkan masuk ke dalam rumah Ibadah yang di dalamnya ada berhala," jelas UAS.

Lebih lanjut, ia mengatakan bahwa toleransi tak harus sampai memasuki tempat ibadah agama lain.

UAS mengingatkan agar jangan sampai aktivitas umat muslim berdalih toleransi malah berakibat pada akidah.

Menurut UAS, dalam hal beribadah tak ada tawar menawar soal toleransi.

"Tapi kalau masalah Ibadah, ritual, tak ada tawar menawar: bagimu agama mu, bagiku agamaku," tegasnya.

UAS kemudian menilai akhir-akhir banyak yang kelewatan dalam mengartikan toleransi hingga berdampak pada akidah.

"Ini sekarang banyak yang kebablasan, mana toleransi, mana telur asin. Jangan karena toleransi mengorbankan akidah," terang UAS.

Berbeda dengan pernyataan UAS, Pedakwah Miftah Maulana Ibrahim atau Gus Miftah justru sempat memberikan pidato di Gereja Bethel Indonesia (GBI). 

Hal ini menimbulkan perdebatan di masyarakat bahkan kalangan ulama perihal hukum dari masuk bahkan berceramah di tempat ibadah orang lain.