Diisukan Sakit Terpapar Radiasi Kapal Selam, Eks Dansatsel: Saya Malu

Terkini.id, Jakarta - Eks Komandan Satuan Kapal Selam (Dansatsel) Koarmabar II TNI AL, Kolonel Laut (P) Iwa Kartiwa mengklarifikasi soal isu yang menyebut dirinya sakit gegara terpapar radiasi kapal selam.

Kolonel Iwa pun menegaskan bahwa isu tersebut tidak benar atau hoaks. Ia pun mengungkapkan bahwa dirinya hingga kini masih bisa beraktivitas walaupun terbatas.

"Hari ini dengan izin pimpinan TNI Angkatan Laut, saya hadir untuk klarifikasi. Yang pertama, ada pernyataan tentang kondisi saya yang terbaring sakit. Tidak bisa berbicara hanya bisa di tempat tidur," ujar Kolonel Iwa saat jumpa pers, Selasa 4 Mei 2021.

Iwa pun menjelaskan, sakit yang dialaminya yang menurut kabar beredar disebut gegara terpapar radiasi kapal selam adalah tidak benar.

Menurut Kolonel Iwa, sakitnya itu diakibatkan syaraf kejepit yang ia derita. Ia menjadi awak kapal selam sewaktu menjadi Letnan Dua, Letnan Satu, Kapten, Mayor.

Ketika itu, kata Iwa, dirinya bersama awak-awak lainnya selalu bersama menjalankan tugas dengan keteguhan hati.

"Kami satu bagian yang tak terpisahkan. Kalau dikatakan, selagi ada waktu, saya tentu masih akan mau berdinas di kapal selam. Karena kami mencintai kesatuan kami yang mempunyai kehormatan buat saya," ungkap Kolonel Iwa sambil menangis.

Ia pun mengungkapkan, sangat tidak mungkin awak kapal sakit akibat radiasi kapal selam. Pasalnya, menurut Iwa, awak-awak lain yang pernah satu kelompok dengannya semua dalam kondisi sehat tanpa ada masalah.

Dirinya juga meyakinkan bahwa kapal selam merupakan alutsista yang dibuat dengan teknologi canggih. Di mana, kapal selam didesain oleh orang-orang ahli untuk membawa personel di kedalaman.

"Kalau masalah celaka, tidak hanya kapal selam, di mobil saja kalau AC-nya bermasalah bisa kelabakan. Jadi demikian, jadi kondisi saya begini, mungkin karena kondisi tidak disiplin diri, saya sekarang jalani perawatan, namun bukan karena tugas di kapal selam," tuturnya.

Mengutip Hops.id, Kolonel Iwa pada kesempatan itu juga menyinggung soal narasi yang menyebut dirinya menjual rumah pribadi demi berobat dan bertahan hidup. Untuk isu tersebut, ia pun juga membantahnya.

Menurut eks Dansatsel atau Komandan Kapal Selam ini dirinya memiliki dua rumah. Satu rumah dinas di Surabaya, dan satu lagi rumah pribadi di Tasikmalaya.

"Saya tak pernah jual apapun. Karena TNI AL telah memberikan apapun bagi saya. Saya tak diberikan kesulitan, saya juga masih diberikan obat oleh TNI AL. Intinya, kami mencintai TNI AL, jangan dibesar-besarkan, saya malu, dan rumah yang ditempati adalah rumah kami sendiri," ujarnya.