Makassar Kembali Perpanjang Jam Malam, Ada 12 Poin yang Diatur

Terkini.id, Makassar - Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar kembali memperpanjang jam malam hingga 17 Mei 2021 mendatang.

Hal itu tertuang dalam surat edaran nomor :443.01/190/ S.Edar/Kesbangpol/V/2021, tentang Perpanjangan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Pada Masa Covid-19 di Kota Makassar

Ada 12 poin yang diatur dalam surat edaran ini, di antaranya, 

1. Wajib menerapkan protokol kesehatan di seluruh tempat keramaian secara lebih ketat.

2. Fasilitas umum, cafe, restoran dan rumah makan, warkop, dan game center hanya diizinkan sampai pukul 22.00 Wita mulai Tanggal 4 Mei 2021 sampai Tanggal 17 Mei 2021.

3. Pembatasan jam operasional untuk pusat perbelanjaan atau mal hanya sampai pukul 21.00 Wita.

4. Untuk menghormati bulan Ramadan, kegiatan usaha karaoke, rumah bernyanyi keluarga, club malam, eiskotik, live musik, pijat atau refleksi, termasuk sarana penunjang tempat hiburan yang ada di Hotel ditutup mulai tanggal 13 April-17 Mei 2021 pukul 07.00 Wita.

5. Pelaksanaan salat tarawih dan witir di masjid dengan pembatasan kapasitas 50 persen.

6. Untuk mencegah penularan Corona Virus Disease 2019 (COVID-19), maka jamaah yang telah menerima vaksinasi Covid-19 dan penyintas dapat melaksanakan ibadah salat tarawih dan witir di dalam Masjid dan yang
belum menerima vaksinasi Covid-19 melaksanakan ibadah di halaman masjid.

7. Untuk pelaksanaan angka 5 dan 6, pengurus atau pengelola masjid wajib menunjuk petugas yang memastikan penerapan protokol kesehatan pada seluruh rangkaian ibadah salat tarawih dan witir.

8. Sesuai dengan pasal 34 Ayat 2, Perda Nomor 5 Tahun 2011 tentang Tanda Daftar Usaha Pariwisata Khusus Usaha Jasa Makanan dan Minuman (Rumah Makan, Cafe, Restoran) pada saat membuka usahanya pada siang hari, diminta untuk melakukan pengaturan sedemikian rupa sehingga tidak bersifat demonstrative yang dapat mengganggu pelaksanaan ibadah puasa bagi yang menjalankannya.

9. Para pelaku usaha wajib melaksanakan dan menerapkan protokol kesehatan kepada para pelanggan atau pengunjung.

10. Para camat dan lurah selaku Ketua Satgas dengan berkoordinasi Master Covid-19 kecamatan agar memperketat protokol Kesehatan, serta melakukan pemetaan terhadap titik-titik potensi keramaian di wilayah masing-masing dengan berkoordinasi pada Satgas Covid-19.

11. Satgas Covid-19 melaksanakan pemantauan terhadap penerapan disiplin penegakan hukum Protokol Kesehatan sebagai upaya pencegahan dan pengendalian Covid-19 di Kota Makassar berdasarkan peraturan Perundang-undangan yang berlaku.

12. Pelanggaran terhadap pengaturan yang dimaksud dalam surat edaran ini, akan diberikan sanksi sesuai ketentuan Peraturan Perundang-Undangan. 

Melanggar surat edaran ini dapat diberi sanksi administrasi maupun pidana sesuai ketentuan yang berlaku.