Usai Viral Tantang Prajurit TNI Duel, Oknum Brimob Polda Sumut Minta Maaf

Usai Viral Tantang Prajurit TNI Duel, Oknum Brimob Polda Sumut Minta Maaf

FD
Fachri Djaman

Penulis

Terkinidotid Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Terkini - Anggota Brimob Polda Sumut, Briptu Richard Silalahi minta maaf usai viral dirinya tantang prajurit TNI duel saat debat live di media sosial.

Lewat video permintaan maafnya, anggota Brimob Polda Sumut ini meminta maaf kepada instansi TNI atas pernyataannya saat debat live dengan anggota TNI tersebut.

"Saya ingin menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya atas kegaduhan pada saat saya berdebat live dengan anggota TNI," kata Briptu Richard, dikutip Terkini dari video permintaan maafnya yang diunggah akun Instagram @medsos_rame, Jumat, 7 Maret 2025.

Sebelumnya, beredar video yang memperlihatkan Briptu Richard Silalahi menantang seorang prajurit TNI duel saat keduanya debat live di media sosial.

Dalam video itu, awalnya tampak oknum Brimob Polda Sumut tersebut sedang berdebat dengan seorang anggota TNI terkait kasus penyerangan Kantor Polres Tarakan yang terjadi beberapa waktu lalu.

Oknum Brimob yang diketahui bernama Briptu Richard Silalahi itu menyebut bahwa instansinya kalah jumlah personel saat sejumlah oknum prajurit TNI menyerang Kantor Polres Tarakan.

"Kami kalah jumlah. Bagaimana ada yang lain?" kata Briptu Richard kepada prajurit TNI tersebut, dikutip Terkini dari unggahan video Instagram @medsos_rame, Jumat, 7 Maret 2025.

"Jaga mulutmu kawan," jawab prajurit TNI yang tampak geram dengan pernyataan anggota Brimob Polda Sumut itu.

Menurut Briptu Richard, kantor polres yang diserang oleh sejumlah anggota TNI itu merupakan milik negara.

"Jangan kalian rusak semua, itu punya negara, bukan milik perorangan," ujar dia.